Berita

Buni Yani/Net

Hukum

Diperiksa, Buni Yani Tidak Kenal Dekat Dengan Sri Bintang

SELASA, 20 DESEMBER 2016 | 12:51 WIB | LAPORAN:

. Buni Yani bersikap kooperatif memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya (PMJ) untuk bersaksi terhadap tersangka dugaan kasus makar Sri Bintang Pamungkas (SBP), Selasa (20/12).

Meski demikian, dosen London School of Public Relation itu mengaku tidak terlalu kenal dengan SBP.

"Dalam surat undangan saya kan dijadikan saksi, untuk Pak SBP. Dia (SBP) kan tokoh reformasi, semua orang tau. Tapi nggak kenal dekat," ungkap Buni sebelum pemeriksaan.


Menurut Buni, dalam surat panggilan pemeriksaan yang diterimanya, dirinya akan bersaksi terkait pidato SBP di kolong tol Kalijodo, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.

Hanya saja, dosen komunikasi itu tidak tahu kronologis pidato karena memang tidak pernah hadir di sana.

"Terkait pidato di kolong tol jembatan Kalijodo. Itu saya nggak tahu menahu. Karena saya nggak di sana (kolong Kalijodo). Jadi, sebagai warga negara yang baik, saya datang ke sini. Apa yang saya tahu ya saya kasih tahu," papar Buni.

Sebelumnya, tiga saksi dijadwalkan untuk bersaksi terhadap tersangka SBP, Jumat (16/12) lalu. Antara lain, Buni Yani, Ahmad Dhani dan Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Permadi Satrio Wiwoho.

Namun, hanya Permadi yang kooperatif dalam pemanggilan saat itu. Dalam pemanggilan kedua hari ini terhadap Buni dan Dhani, hanya Buni yang terlihat memenuhi panggilan penyidik. [rus]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya