Berita

Fadli Zon/Net

Politik

Fadli Zon: PDRI Memainkan Peran Penting Dalam Jaga Eksistensi Indonesia

SENIN, 19 DESEMBER 2016 | 15:00 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Hari Bela Negara, yang jatuh pada hari ini (19/12), mengandung pesan historis yang penting bagi perjuangan kemerdekaan nasional. Momentum ini terkait dengan dibentuknya Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Sumatera Barat yang diketuai oleh Sjafroeddin Prawiranegara.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR, Fadli Zon. Fadli menjelaskan, sesaat sebelum ditangkapnya Soekarno dan Hatta dalam agresi militer Belanda 19 Desember 1949, Soekarno-Hatta telah mengirim radiogram kepada Sjafroeddin yang memerintahkan untuk membentuk pemerintahan darurat. Hal ini kemudian ditindaklanjuti oleh Sjafroeddin dengan membentuk PDRI pada 22 Desember 1949 di Desa Halaban, Sumatera Barat.

Dibentuknya PDRI pada situasi tersebut, sangat penting untuk menunjukkan kepada rakyat Indonesia, Belanda dan juga dunia Internasional, bahwa pemerintahan Indonesia masih ada. Dengan dibentuknya  PDRI, perjuangan gerilya serta upaya diplomatik dalam mempertahankan kemerdekaan dan memperjuangkan pengakuan kedaulatan pun dapat tetap dijalankan.


"Strategi ini yang pada akhirnya mampu mendorong Belanda untuk menghentikan agresinya dan mau kembali ke meja perundingan," kata Fadli dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 19/12).

Fadli Zon juga menggarisbawahi, bahwa terbentuknya PDRI menunjukkan tingginya solidaritas dan trust kebangsaan di antara pemimpin nasional kita saat itu. Kepercayaan nasional menjadi modal penting dalam mempertahankan eksistensi Indonesia.

"Tantangan dan ancaman kepada Indonesia pada hari ini tentunya juga tidak jauh lebih mudah. Baik itu ancaman tradisional maupun non tradisional, yang datang dari dalam maupun luar," tegas Fadli.

Fadli Zon berharap agar peringatan Hari Bela Negara tahun ini dapat menginspirasi semuanya untuk menjaga Indonesia dari berbagai ancaman yang ingin meruntuhkan kedaulatan bangsa dan negara Indonesia. [ysa]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya