Berita

RMOL

Hukum

Dai Kamtibmas Bantu Tingkatkan Kepatuhan Hukum Masyarakat

MINGGU, 18 DESEMBER 2016 | 21:21 WIB | LAPORAN:

Kepala Subdit Bin Polmas Binmas Baharkam Polri Kombes M. Elia Wasono Mastoko secara resmi mengukuhkan kepengurusan Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) Dai Kamtibmas Indonesia. Pembentukan forum berdasarkan Peraturan Kapolri Nomor 3/2015 tentang Pemolisian Masyarakat.

Pelantikan sekaligus pelatihan Dai Kamtibmas yang diselenggarakan di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta pada Sabtu kemarin (17/12) diikuti 150 peserta, terdiri dari ulama utusan berbagai pondok pesantren di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Banten. Turut pula hadir peserta dari Ponpes Minhajurrosyidin Jakarta Timur, Ponpes Darrurohman pimpinan Prof KH. Syukron Makmu Jakarta Selatan, dan Ponpes Darul Aitam Jakarta Utara.

Pengukuhan dan pembekalan diisi oleh narasumber dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Kasubdit Kemitraan Kementerian Agama. Juga dihadiri jajaran Polri.


Mantan duta besar Indonesia untuk Mesir Komjen (Purn) Dr. Nurfaizi dikukuhkan sebagai ketua Dewan Penasihat FKPM Dai Kamtibmas Indonesia periode 2016-2021. Sementara Prof. KH. Syukron Makmun menjadi anggota dewan penasihat.

Menurut Kombes M. Elia, FKPM Dai Kamtibmas Indonesia diharapkan memiliki program-program yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Sehingga nantinya negara bisa melakukan efisien anggaran, terutama di sektor keamanan.

Dia menjelaskan, tujuan pembentukan FKPM untuk mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif dengan cara memberi pendapat dan saran kepada polri secara timbal balik. Serta meningkatkan kesadaran dan kepatuhan hukum secara aktif membantu mencegah dan mengatasi terjadinya pelanggaran di wilayah kelurahan atau desa.

"Jika FKPM Dai Kamtibmas mampu melakukan tindakan preventif maka tidak perlu masyarakat mengajukan masalahnya melalui ranah hukum, korupsi juga berkurang," Kata Elia dalam keterangannya, Minggu (18/12).

Dalam kesempatan itu, Kombes M. Elia mengukuhkan susunan kepengurusan FKPM Dai Kamtibmas Indonesia dengan ketua umum terpilih DR. H. Sarji.

Ketua Wanhat Komjen Dr. Nurfaizi menambahkan bahwa para dai harus terus melakukan ramar ma'ruf nahi munkar, serta tetap berpedoman pada Al Quran dan sunnah rasul, Alhadits, sehingga semua persoalan bisa diatasi.

"Potensi dai daiyah yang sangat besar, dan di negeri terbesar pemeluk muslim harus berkontribusi bagi dunia Islam," Jelasnya. [wah] 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya