Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

China Sudah Berani Rampas Drone AS

SABTU, 17 DESEMBER 2016 | 16:39 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

China tidak main-main, dan mulai berani melucuti instrumen militer Amerika Serikat.

Sebuah drone di bawah permukaan laut milik Angkatan Laut AS yang beroperasi di perairan internasional Laut China Selatan baru-baru ini ditangkap pihak China.

Hal ini disampaikan Sekretaris Urusan Media Kementerian Pertahanan AS Peter Cook dal am sebuah keterangan hari Jumat (16/12).


Drone itu, walaupun dimiliki Angkatan Laut AS, namun tidak dipersenjatai dan hanya melakukan operasi pengumpulan informasi cuaca dan temperatur.

Drone itu ditangkap sehari sebelumnya (Kamis, 15/12).

Juga disebutkan oleo pihak Pentagon bahwa drone itu diluncurkan USNS Bowditch, sebuah kapal milik sipil yang dioperasikan di luar wilayah perairan Filipina. Selian data-data cuaca dan suhu, drone itu juga mengumpulkan tingkat keasinan air laut.

Kapal Bowditch baru saja hendak menaikkan drone itu ketika sebuah kapal perang China, Dalang III, mendekati dari jarak 500 yard. Dengan sebuah kapal kecil, kru kapal perang China merampas drone dari tangan Bowditch.

Demikian dikutip dari USA Today.

Kapal Bowditch menghubungi kapal Dalang III dan meminta agar drone mereka dikembalikan, namun pihak China menolak dan berlalu.

Pemerintah AS disebutkan telah mengajukan protes keras kepada pemerintah China dan meminta agar drone itu segera dikembalikan. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya