Berita

Agus-Sylvi/net

Politik

Tim Agus-Sylvi: Debat Di Media Tidak Tingkatkan Elektabilitas

SABTU, 17 DESEMBER 2016 | 16:35 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Tim pemenangan pasangan Pilkada Jakarta,  Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, menanggap kenaikan elektabilitas pasangan nomor urut 1 itu bukan karena peran media massa semata.

Juru bicara pasangan, Rizki Aljupri, mengatakan, elektabilitas Agus-Sylvi cukup baik karena pasangan itu rajin mendatangi masyarakat DKI Jakarta.

"Kami melakukan analisa internal bahwa meningkatnya elektabilitas Agus-Sylvi bukan dari kontribusi media, tetapi turun langsung ke masyarakat," ujar Rizki, dalam diskusi bertajuk "Seberapa Penting Debat Program Bagi Cagub DKI", di Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (17/12).


Dia pun berdalih, ketidakhadiran Agus-Sylvi pada dua kali acara debat yang diadakan oleh stasiun televisi swasta adalah karena mereka tidak percaya agenda tersebut dapat meningkatkan elektabilitas.

Dalam kesempatan sama, Sekretaris Tim Pemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno,  Anggawira, mengatakan, kehadiran pasangan calon pemimpin daerah sangat penting dalam debat kandidat. Dengan begitu, masyarakat bisa membuat perbandingan.

Angga menyebut Agus seolah-olah mencitrakan diri lebih dekat dengan masyarakat. Padahal pasangan Anies-Sandi dan Basuki-Djarot juga sangat mementingkan hadir di tengah masyarakat, tetapi selalu menyempatkan diri untuk hadir dalam acara debat.

Menurutnya, Pilkada bukan hanya soal menang dan kalah tetapi bagaimana bisa menyampaikan ide ke tengah masyarakat.

"Dan survei yang kami lakukan, mayoritas masyarakat di DKI menentukan pilihan dengan melihat tayangan televisi, salah satunya debat kandidat. Jadi tidak mungkin kalau debat ini dianggap tidak penting," ucapnya. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya