Berita

Basuki "Ahok" Purnama (kiri)/net

Politik

Nasdem: Masyarakat Jenuh Berpolemik, Elektabilitas Ahok Menanjak

SABTU, 17 DESEMBER 2016 | 10:56 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Elektabilitas Basuki Purnama sebagai calon gubernur Jakarta dipercaya akan membaik seiring semakin cerdasnya warga DKI Jakarta menilai situasi politik akhir-akhir ini.

Dikutip RMOL Jakarta, Wakil Ketua DPW Partai Nasdem DKI Jakarta, Honey Annisa, menyebut warga Jakarta sudah sangat cerdas dalam memilih pemimpin. Warga Jakarta lebih cenderung melihat rekam jejak serta program untuk memutuskan calon gubernur di Pilkada 2017.

"Masyarakat DKI Jakarta sekarang sudah lebih cerdas dalam menilai, dan tidak terpengaruh oleh isu SARA. Masyarakat juga mulai jenuh dengan polemik yang berkembang berapa bulan terakhir ini, dan akhirnya melihat bahwa kinerja Ahok-Djarot membangun Jakarta dengan program-programnya yang pro rakyat justru lebih penting," ujar Honey Annisa, Sabtu, (17/12).


Honey berharap hasil survei Lembaga Survei Indonesia yang menempatkan Basuki, atau akrab disapa Ahok, bersama Djarot Saiful Hidayat di peringat teratas akan menambah semangat para pendukung dan membuat barisannya lebih solid.

"Hasil survei ini juga menegaskan bahwa calon Gubernur Basuki Tjahaja Purnama tidak sendirian menghadapi segala permasalahan ini. Masih ada masyarakat DKI Jakarta yang tetap mencintai dan mendukung Beliau," kata Honey.

Tingkat elektabilitas pasangan Ahok-Djarot melonjak berdasarkan survei dari Lembaga Survei Indonesia (LSI). Bila Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta berlangsung hari ini (ketika survei dilakukan), sebanyak 31,8 persen responden memilih Ahok-Djarot, pasangan Agus-Sylvi dipilih 26,5 persen responden, dan Anies-Sandi mendapat dukungan 23,9 persen. Sedangkan, responden yang menyatakan tidak tahu atau masih merahasiakan pilihannya mencapai 17,8 persen.

Survei LSI dilakukan pada 3-11 Desember 2016 dengan mewawancarai 800 responden yang diambil dengan metode multistage random sampling dengan margin of error plus-minus 3,5 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya