Berita

Politik

GPII: Gak Ada Hubungan Islam Dengan Terorisme!

SABTU, 17 DESEMBER 2016 | 03:20 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Tindak pidana terorisme adalah kejahatan extra ordinary crime atau kejahatan luar biasa terhadap kemanusian dan tidak ada hubungan sama sekali dengan Islam. Karena Islam datang sebagai rahmat bagi seluruh alam dan melarang keras terhadap pembunuhan tanpa sebab dan bukan dalam situasi perang.

Demikian disampaikan Ketua bidang Hubungan Antar Lembaga PP Gerakam Pemuda Islam Indonesia (GPII), Ujang Ridwansyah, dalam keterangan beberapa saat lalu (Sabtu, 17/12)

"Dan bahkan situasi perang sekalipun dengan tegas di atur dalam Islam bahwa tidak boleh membunuh orang tua, wanita, anak-anak serta tidak boleh menebang pohon, merusak apalagi merusak tempat ibadah pemeluk agama lainnya,"ungkap Ujang.


Karena itu, lanjutnya, GPII mendukung dan memberi apresiasi pada tindakan deteksi dini dan pencegahan yang di lakukan aparat keamanan terutama pihak Kepolisian yang langsung menangkap pelaku tindak pidana terorisme ini.

GPII pun mengajak kepada rakyat Indonesia khususnya umat Islam untuk mendukung tindakan aparat keamanan terutama Polri untuk memberangus tindakan terorisme sampai ke akar-akarnya sekaligus menyampaikan pesan kepada pelaku teror lainnya bahwa mereka tidak punya tempat di bumi nusantara ini.

"Umat Islam harus tegas menyampaikan kepada publik bahwa Islam sama sekali tidak ada kaitannya dengan terorisme. Yang ada adalah oknum yang membawa bawa nama Islam dengan tujuan politik tertentu yang ingin menganggu kbhinekaan, toleransi dan NKRI," demikian Ujang. [ysa]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya