Berita

Net

Nusantara

Jokowi Minta Penanganan Dampak Gempa Aceh Dipercepat

KAMIS, 15 DESEMBER 2016 | 18:49 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mempercepat penanganan dampak gempa bumi di Aceh. Jokowi menginginkan adanya pendekatan baru dalam penanganan bencana, di mana tahap tanggap darurat, rehabilitasi dan rekonstruksi dapat dilakukan secara paralel. Tidak perlu menunggu tahap demi tahap melainkan mana yang dapat dikerjakan segera bangun kembali.

"Pendataan dan pemberian bantuan stimulan pembangunan rumah harus dipercepat. Saya perintahkan untuk segera bisa diberikan bantuan keuangannya agar segera bisa dibangun kembali rumah itu sehingga kegiatan di masyarakat juga bisa jalan kembali," kata Jokowi saat mengunjungi lokasi kedua terdampak gempa di Gampong Kuta Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya, Kamis (15/12).

"Segera berikan bantuan keuangan agar segera bisa digunakan sehingga kegiatan di masyarakat juga bisa hidup kembali. Saya hanya mengecek itu saja dan juga yang dikerjakan oleh PU (Pekerjaan Umum) sudah dimulai belum, sudah dibersihkan belum. Saya akan terus mengecek pembangunannya," jelas Jokowi.


Jokowi berkunjung ke dua kalinya ke Pidie Jaya untuk memastikan penanganan dampak gempa Aceh berjalan dengan baik. Dia mengunjungi anak-anak dan warga di pos pengungsi yang berada di pelataran Masjid Istiqomah, Rhieng Blang, Pidie Jaya. Dalam kunjungan itu, Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani juga menyerahkan secara simbolis bantuan BNPB berupa family kits, kids ware, tikar, dan selimut.  

Sementara itu, Kepala BNPB Willem Rampangilei melaporkan kepada Presiden Jokowi mengenai arahan pada kunjungan sebelumnya pada 9 Desember lalu.

"Bangunan rusak seperti Masjid At Taqarrub di Trienggadeng dan Sekolah Tinggi Agama Al-Aziziyah telah dibersihkan oleh TNI. Kementerian PU sudah mulai melakukan pembangunan kembali masjid dan pesantren tersebut sesuai arahan presiden," ujarnya.

Bagi korban gempa yang meninggal dunia, Kementerian Sosial telah menyerahkan santunan uang duka kepada ahli waris. Dari 103 korban meninggal dunia telah diserahkan santunan kepada 96 orang, sedangkan sisanya tujuh orang korban masih diidentifikasi. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya