Berita

Politik

Sebanyak 17,14 Persen Swing Voters Jadi Penentu Pilkada Aceh Barat Daya

SELASA, 13 DESEMBER 2016 | 16:38 WIB | LAPORAN:

Lembaga Pilkada Indonesia merilis hasil survei terkait Pilkada Kabupaten Aceh Barat Daya untuk mengukur tingkat toleransi, sikap dan perilaku pemilih terhadap keinginan mengikuti pesta demokrasi pada 15 Februari 2017 nanti.

Survei yang dilakukan dengan wawancara tatap muka pada 6-12 Desember 2016 itu bertujuan mencari tahu pasangan calon bupati-wakil bupati yang populer. Responden terdiri dari 525  orang yang tersebar di sembilan kecamatan. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kesalahan 4,4 persen dan tingkat kepercayaan 95,6 persen.

"Hasil temuan survei di sembilan kecamatan di Aceh Barat Daya, sebanyak 17,14 persen swing voters (suara mengambang) menjadi penentu kemenangan di Pilkada Aceh Barat Daya 2017," beber Gunawan Abdillah selaku penanggung jawab Lembaga Pilkada Indonesia dalam keterangannya, Selasa (13/12).


Dia menjelaskan, tingkat perilaku responden terhadap keikutsertaan di Pilkada Kabupaten Aceh Barat Daya termasuk empati pada bencana gempa Pidie Jaya. Sebanyak 47,05 persen dari responden di sembilan kecamatan menganggap persoalan lapangan kerja menjadi harapan para responden, sedangkan 13,14 persen pemimpin yang bisa membangun infrastuktur atau sarana prasarana di Aceh Barat Daya.

"Kemudian sebanyak 47,05 persen dari responden di sembilan kecamatan menganggap persoalan lapangan kerja menjadi harapan. Sedangkan 13,14 persen menganggap pemimpin bisa membangun infrastuktur di Aceh Barat Daya," kata Gunawan.

Gunawan menambahkan, variabel penting yang mendorong alasan responden untuk memilih pasangan calon pemimpin Kabupaten Aceh Barat Daya mendatang adalah karena memiliki pribadi baik dan program yang diusung.

"Kita harapkan Pilkada Aceh Barat 2017 berlangsung aman, tertib, dan lancar demi Indonesia serta Aceh Barat Daya maju dan jaya," tegasnya. [wah] 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya