. Diaspora Indonesia atau orang Indonesia perantauan di Negara Qatar melakukan penggalangan dana untuk korban bencana gempa Aceh, Rabu (7/12).
Duta Besar RI untuk Qatar, Muhammad Basri Sidehabi mengimbau komunitas Indonesia di Qatar untuk meringankan beban masyarakat Aceh dengan memberikan bantuan melalui penggalangan dana secara sukarela. Menurutnya, pengalangan dana juga dilakukan oleh Persatuan Masyarakat Indonesia di Qatar (Permiqa) yang memiliki 52 organisasi masyarakat yang membawahi sekitar 40 ribu WNI.
Pada acara peringatan HUT Dharma Wanita Persatuan ke-17 di KBRI Doha, Rabu, Ketua Dharma Wanita Persatuan KBRI Doha, Andi Una Sidehabi, mengatakan, mereka mengupayakan untuk membantu meringankan beban korban gempa Aceh termasuk melalui penggalangan dana, bekerjasama dengan Komunitas Diapora Indonesia di Qatar.
"Pengalangan dana juga akan melibatkan ormas Persatuan Wanita Indonesia Qatar (Perwiq). Ini adalah bentuk peduli kita kepada masyarakat Aceh yang dilanda gempa," papar istri Dubes RI ini seperti dalam rilis KBRI Doha, Kamis (8/12).
Menurut Ketua Permiqa, Edwin Kurniawan, yang juga hadir di acara itu, penggalangan dana dikoordinir oleh badan Zakat Infaq Sadakah Qatar (ZISQatar) dan Imsqa-Permiqa dengan tema Peduli Aceh.
"Komunitas Indonesia di Qatar mendoakan semoga warga Aceh yang mengalami bencana gempa agar diberi kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi musibah ini," imbuh Kurniawan.
Gempa 6,5 SR yang mengguncang Kabupaten Pidie, Aceh, pada tanggal 7 Desember 2017 dinihari menimbulkan kepanikan dan membuat banyak korban berjatuhan.
Penggalangan dan penyaluran dana dilakukan ZISQatar secara transparan dan sukarela. "Kami hanya menerima sumbangan baik langsung maupun melalui transfer," ungkap Joko salah satu koordinator ZISQatar di Doha. Namun bagi yang ingin menyalurkan secara langsung dipersilahkan menyalurkan dananya.
Mengingat komunitas diapora Indonesia tersebar di berbagai kota di Qatar, pengiriman dana kemanusiaan untuk Peduli Aceh ini bisa dilakukan melalui dua cara yaitu transfer langsung ke rekening ZISQatar atau melalui Qatar Islamic Bank dengan atas nama Nurhadi Amin, no rekening 200142713 dan IBAN: QA08QISB000000000111794050011.
Pengumpulan dana juga secara serentak dilakukan melalui koordinator perwakilan ZISQatar di berbagai kota di Qatar yaitu Kota Wakrah (Kis Sugianto HP 55663884), Kota Doha (Nurhadi 66891684 dan Joko 33020856), Kota Mesaeed (Feby 55614283 dan Wahyudin 66553664), Kota Al-Khor (Driyoko 55679460), dan Kota Dukhan (Yasin 55132378 dan Bahrudin Junaedi 55413183).
Pejabat KBRI Doha, Boy Dharmawan, mengatakan bahwa penggalangan bantuan ini merupakan bukti solidaritas dan kepedulian komunitas diapora yang selama ini memang sangat aktif dalam menunjukan kepedulian dan empatinya dengan memberi bantuan dalam setiap bencana tidak hanya di Indonesia, juga di belahan dunia lainnya.
Sementara Said Malawi, salah seorang tokoh Diaspora Indonesia di Kota Alkhor mengatakan bahwa penggalangan dana telah mulai dilakukan di Alkhor khususnya terhadap anggota ormas Masyarakat Serambi Mekkah di Qatar (Masmeqar).
"Animo dan antusiasme komunitas Indonesia di Alkhor sangat tinggi dalam menggumpulkan dana. Kami sekeluarga akan pulang ke Aceh hari Jumat ini guna meringankan beban korban bencana," ujar Said, pegawai QatarGas yang juga warga asli Pidie, Aceh, yang telah bermukim 20 tahun di Qatar.
[rus]