Berita

Ilustrasi

Nusantara

Dahnil: Toleransi Watak Asli Indonesia

RABU, 07 DESEMBER 2016 | 10:37 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ciri utama bangsa Indonesia semestinya adalah toleransi, menghargai dan kesediaan bekerjasama, bahu membahu menghadapi berbagai masalah yang dihadapi. Bukan sebaliknya, memecah belah persatuan.

Begitu disampaikan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyikapi pembubaran Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) oleh sekelompok orang intoleran di Sabuga, Bandung, kemarin (Selasa, 6/12).

"Watak toleransi merupakan watak otentik bangsa Indonesia, maka penting untuk terus merawat watak tersebut. Mari bangun tradisi dialog dan tradisi hukum bila ada yang tidak berkesesuaian dan tidak berkeadilan," ujar Dahnil.


Menurutnya, penting sekali Pemerintah Daerah menjadi mediator dialog dengan pihak yang berusaha membubarkan acara KKR tersebut, agar tidak terjadi hal-hal yang mengancam merusak toleransi beragama.

"Jangan sampai kebebasan beragama dan beribadah bagi umat beragama terganggu karena ketidakmampuan Pemerintah Daerah menjadi mediator dialog antar berbagai pihak terkait pelaksanaan KKR tersebut," kata dia melanjutkan.

"Pihak kepolisian harus bersikap terang dan tegas. Bila ada yang bertindak anarkis dan mengancam maka harus ditindak dengan tegas. Hukum harus ditegakkan dengan adil dan berkeadilan," masih katanya.

Dia juga mengatakan, dari kasus ini penting ormas apapun, menghormati hukum dan tidak melakukan tindakan sepihak pembubaran acara atau ibadah kelompok lain.

"Efeknya, buruk, akan terjadi upaya anarkis yang saling menegasikan terkait dengan acara-acara kelompok tertentu yang tidak disetujui dengan cara-cara yang serupa," demikian Dahnil. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya