Berita

Foto/Net

Nusantara

KPU Jakarta Dirikan TPS Di Lokasi Bekas Penggusuran

RABU, 07 DESEMBER 2016 | 05:51 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta akan mendirikan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di lokasi bekas penggusuran pada Pilkada Jakarta 2017.

Ketua KPU Jakarta, Sumarno mengatakan pembuatan TPS itu diperuntukkan bagi warga yang tidak terdata di rumah susun sederhana sewa (rusunawa), tempat mereka sekarang sebelum ditertibkan.

"Bagi mereka (warga korban penggusuran) yang tidak terdata kepindahannya dimana, KPU harus menyisir mereka sekarang tinggal dimana. Oleh karena itu nanti akan dibuatkan TPS di dekat lokasi yang digusur itu, biar nanti saat pemungutan suara mereka datang ke tempat itu," ujar Sumarno, Selasa (6/12).


KPU Jakarta telah mendata warga korban penggusuran yang telah direlokasi ke rusunawa. Pendataan dilakukan di lokasi relokasi atau rusunawa. Misalnya, warga Bukit Duri yang sudah direlokasi ke Rusunawa Rawa Bebek, Jakarta Timur. Nantinya, warga relokasi tersebut terdaftar sebagai daftar pemilih tetap (DPT) di Rusun Rawa Bebek.

"Sekarang sudah selesai pendataan. Kan sudah ditetapkan sebagai pemilih, penetapan DPT sudah tidak ada lagi," sebut Sumarno seperti dikabarkan RMOL Jakarta.

Sedangkan warga yang belum terdaftar dalam DPT, tetap dapat menggunakan hak pilih mereka. Caranya dengan menunjukkan e-KTP pada hari pemungutan suara.

"Jadi di satu jam terakhir sebelum penutupan, mereka tunjukkan KTP elektronik atau kalau belum punya KTP fisiknya, mereka dapat menunjukkan surat keterangan dalam melakukan perekaman e-KTP," tukas Sumarno. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya