Berita

Habib Abdurrahman Bahasyim/Net

Demokrasi Indonesia Belum Membawa Kesejahteraan

RABU, 07 DESEMBER 2016 | 01:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Antara demokrasi dan kesejahteraan semestinya memiliki keterkaitan. Namun, kondisi tersebut belum ditemukan di Indonesia. Pasca reformasi Indonesia mengalami perkembangan proses demokrasi yang sangat cepat, tetapi tingkat kesejahteraan masyarakat seolah berhenti di tempat.

Buktinya, angka kemiskinan, pengangguran, dan tingkat kesejahteraan sosial, seolah tidak bergerak dari tempatnya.

Demikian disampaikan Pimpinan Kelompok Anggota DPD di MPR, Habib Abdurrahman Bahasyim saat menjadi narasumber dialog MPR Rumah Kebangsaan tema "Penguatan Partisipasi Politik Masyarakat" di Ruang Presentasi Perpustakaan MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (6/12).


Sebaliknya, kata Habib Abdurrahman Bahasyim, pasca reformasi biaya politik di Indonesia meningkat tajam. Ini terjadi salah satunya karena politik uang berkembang sangat subur.

Pada saat bersamaan, masyarakat juga berpikir pendek, mereka memperjual belikan suaranya kepada calon yang mau memberi uang. Terlepas apakah calon tersebut memiliki kualitas atau tidak, punya program yang baik atau tidak.

Akibat, lanjut dia, banyaknya anggota DPR hingga pimpinan daerah yang tidak berkualitas, tidak cakap dalam membangun, membuat masyarakat enggan berhubungan dengan dunia politik. Masyarakat tidak mau bersentuhan dengan parpol, dan enggan terlibat dalam pesta demokrasi.

"Pada saat yang sama media juga terbelah sesuai aspirasi politiknya. Ini makin membosankan bagi masyarakat, dan membuat mereka makin jauh dari realitas politik", kata  Habib Abdurrahman menambahkan. [rus]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya