Berita

Foto/Net

Politik

Dapil DPR Harus Dirombak Total

SELASA, 06 DESEMBER 2016 | 04:30 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Salah satu elemen teknis pemilu yang harus diperbaiki adalah daerah pemilihan (dapil). Format dapil DPR RI yang selama ini menjadi lampiran UU harus dirombak total agar lebih berkeadilan bagi pemilih dan kandidat.

Demikian diungkapkan Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz saat memberikan paparan pada acara Rapat Koordinasi Bidang Teknis Kepemiluan di Kota Batam, Kepri beberapa waktu lalu. Selain Masykurudin, turut menjadi narasumber Kepala Pusat Penelitian Badan Keahlian DPR Indra Fahlevi dan Komisioner KPU RI Ida Budhiati.

"Jika kita berhasil memperbaiki wilayah pertarungan partai politik atau daerah pemilihan, maka sesungguhnya kita telah berhasil menyelesaikan 40 persen dari keseluruhan permasalahan pemilu," katanya.


Menurut Masykurudin yang juga anggota Sekretariat Bersama Kodifikasi UU Penyelenggaraan Pemilu, RUU Penyelenggaraan Pemilu yang kini tengah dibahas di DPR belum mencerminkan keadilan sebagai salah satu prinsip utama dalam pemilu. Masih terdapat perbedaan jumlah penduduk yang signifikan terhadap harga kursi.

Masykurudin membandingkan kursi di dapil Kepulauan Riau dan dapil Jawa Barat III. Satu kursi anggota DPR di Kepulauan Riau mewakili 615 ribu penduduk, sementara di dapil Jawa Barat III, satu kursi DPR mewakili 323 ribu penduduk.

"Jadi ada keterwakilan anak tiri dan ada keterwakilan anak emas. Ini yang harus kita perbaiki agar proporsional dan berkeadilan," tegasnya seperti dikabarkan laman KPU. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya