Berita

Abdullah Gymnastiar/Net

Politik

Aa Gym: Kepada "Tim Khusus" Semoga Dapat Hidayah

SELASA, 06 DESEMBER 2016 | 02:35 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Aksi Bela Islam jilid I, II dan III sudah selesai digelar. Aksi dengan tuntutan tegakkan keadilan kepada penista agama Basuki Tjahja Purnama (Ahok), relatif berlangsung aman dan tertib.

Namun, Aksi 1410,  411, dan 212 yang diikuti oleh jutaan umat Islam ternyata membuat para "haters" para kiai dan ulama bergerak cepat, banyak ulama diserang setelah kegiatan membela Al-Quran itu.

Salah satunya yang diserang adalah ulama terkemuka KH. Abdullah Gymnastiar, yang ikut berperan besar dalam mengerahkan jamaah dalam kegiatan aksi-aksi damai tersebut.


"Kepada saudaraku "tim khusus" yang terus memantau dan menyerang aa, terima kasih yaa begitu peduli siang malam, semoga dapat hidayah," kata dia lewat akun ‏@aagym, menanggapi para "haters".

Cuitan pendakwah yang akrab disapa Aa Gym itu menyebutkan, bahwa kenyamanan akan datang dari perbuatan kebaikan yang dilakukan.

"Bila kita berniat baik Dan juga melakukan yang baik, Maka Alloh menurunkan rasa nyaman di hati kita, Dan nyaman pula bagi di sekitar kita," sebutnya.

"Teko Hanya mengeluarkan isi teko. Hati yang baik Akan mengeluarkan kata2 yg baik, hati yang busuk Akan keluar kata2 yang busuk pula," lanjut Aa Gym menambahkan.

Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym adalah seorang pendakwah, penyanyi, penulis buku, pengusaha dan pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhiid di Jalan Gegerkalong Girang, Bandung.

Pada Aksi Bela Islam, Aa Gym selalu ikut. Namun, ia lebih memilih "tampil" di belakang dengan pasukan tim kebersihan untuk melakukan beres-beres baik saat acara berlangsung maupun seusai acara. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya