Berita

Boy Rafli Amar/RM

Hukum

Pemufakatan Makar Tidak Mungkin Dilakukan Satu Orang

SABTU, 03 DESEMBER 2016 | 15:30 WIB | LAPORAN:

. Potensi munculnya tersangka lain dalam kasus dugaan makar masih terbuka lebar. Bahkan, pihak Mabes Polri menyatalan tidak menutup kemungkinan bakal ada tersangka baru sejalan dengan penindakan kasus tersebut.

"Tersangka lain? Mungkin saja. Pemufakatan tidak mungkin sendiri. Biasanya, lebih dari satu orang," ujar Kadiv Humas Polri, Inspektur Jenderal Pol. Boy Rafli Amar di kantornya, Jakarta, Sabtu (3/12).

Hingga saat ini, polisi telah mengamankan 11 tersangka yang diduga terlibat aksi makar. Delapan diantaranya dijerat Pasal 107 jo 110 jo 87 KUHP atas dugaan tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara atau makar


Satu tersangka dikenakan pasal 207 KUHP mengenai penghinaan terhadap penguasa. Dan dua tersangka dijerat pasal 28 ayat 2 tentang UU ITE yang berkaitan dengan hate speech.

Polisi juga akan terus mendalami kasus tersebut guna menelusuri kemungkinan keterlibatan tersangka lain.

"Tinggal kita tunggu nanti perkembangan pemeriksaan lebih jauh. Barang bukti yang didapat dan diperoleh penyidik itu bisa dijadikan bahan," ungkap Boy. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya