Setya Novanto/net
Setya Novanto/net
Bangunan etika yang pernah didirikan oleh sesepuh Partai Golkar, B.J. Habibie, pada masa lampau, juga telah pupus. Kesepakatannya adalah ketua partai tidak boleh menjabat pada posisi pemerintahan.
"Proses kembalinya SN (Setya Novanto) sebagai Ketua DPR RI telah meruntuhkan bangunan etika politik dan mengajarkan kepada rakyat bahwa kuasa elite partai lebih kuat daripada menjaga politik etis," kata Koordinator Kajian Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Indonesia, Andrian Habibi.
Populer
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37
Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16
Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15
Senin, 19 Januari 2026 | 15:23
Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27
Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35
Senin, 26 Januari 2026 | 00:29
UPDATE
Selasa, 27 Januari 2026 | 14:13
Selasa, 27 Januari 2026 | 14:11
Selasa, 27 Januari 2026 | 13:56
Selasa, 27 Januari 2026 | 13:48
Selasa, 27 Januari 2026 | 13:40
Selasa, 27 Januari 2026 | 13:35
Selasa, 27 Januari 2026 | 13:31
Selasa, 27 Januari 2026 | 13:21
Selasa, 27 Januari 2026 | 13:15
Selasa, 27 Januari 2026 | 13:04