Berita

Yusril/Net

Politik

Yusril Berharap Ratna Sarumpaet Cs Bisa Segera Pulang

SABTU, 03 DESEMBER 2016 | 00:16 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Putri Proklamator RI Ir. Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri akhirnya dibebaskan oleh aparat kepolisian. Tokoh nasional itu dibolehkan pulang dari Mako Brimob Kelapa Dua, setelah subuh tadi ditangkap di kediamannya atas dugaan makar..

Sebagaimana dijelaskan jurubicara Rachmawati, Teguh Santosa bahwa pihak Kepolisian telah merasa keterangan yang dibutuhkan sudah cukup, sehingga Rachmawati bisa dibebaskan pulang.

"Polisi merasa pemeriksaan hari ini terhadap Mbak Rachma sudah cukup," jelas jurubicara Rachmawati, Teguh Santosa saat dihubungi, Jumat (2/12).


Sementara terduga makar lainnya masih bertahan di Mako Brimob.

Kuasa hukum para terduga makar, Yusril Ihza Mahendra mengatakan bahwa mereka masih menjalani proses pemeriksaan. Ia pun berharap pemeriksaan bisa berjalan cepat dan para terduga makar bisa segera dibebaskan pulang.

"Bu Ratna Sarumpaet dan lain lain, proses pemeriksaannya sedang berlangsung. Mudah-mudahan akan segera selesai dan mereka bisa pulang," harapnya dalam cuitan di akun Twitter miliknya, @Yusrilihza_Mhd.

Sebanyak delapan orang disangkakan Pasal 107 jo 110 jo 87 KUHP atas dugaan tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara atau makar.

Mereka yang diduga makar antara lain Ratna Sarumpaet, Ahmad Dhani, Kivlan Zen, Adityawarman Taha, Sri Bintang Pamungkas, Eko, Firza Husein, dan Rachmawati Soekarnoputri. Sedangkan dua lainnya, Jamran dan Rizal Kobar dikenakan pasal ITE Pasal 28. [ian]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya