Berita

Bisnis

Wakil Rektor IPB: Deregulasi Impor Jangan Rugikan Petani

KAMIS, 01 DESEMBER 2016 | 20:43 WIB | LAPORAN:

Pemerintah diingatkan untuk mengawal data deregulasi ekspor impor secara akurat agar kebijakan yang diambil tepat sasaran.

Wakil Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Hermanto J Siregae mengatakan jika pemerintah, melalui Kementerian Perdagangan salah dalam menghitung kebijakan ekspor impor maka kebijakannya akan menjadi salah.

"Apalagi terkait deregulasi impor. Pemerintah harus berhati-hati dalam melakukan impor di bidang hortikultura dan komoditas pangan, agar jangan sampai merugikan petani," kata Hermanto kepada wartawan, Jumat (1/12)


Sejauh ini Hermanto mengakui laporan pengendalian impor di bidang hortikultura dan komoditas, khusunya beras masih akurat. Untuk itu, Hermanto menyarankan agar Kementerian Perdagangan harus sering melakukan inspeksi mendadak dan mengambil sampling data secara random terkait jumlah serta kualitas data pangan yang diimpor.

Namun menurut Hermanto, kebijakan penghapusan kewajiban verifikasi surveyor yang ada dalam deregulasi impor untuk komoditas beras perlu hati-hati.

"Soalnya akan ada kerugian pada petani. Kalau banyak nanti tidak banyak produksi ga perlu lagi impor. Kalau beras dari Vietnam murah, kemudian ada impor, beras produksi kita akan kalah walaupun kualitas mereka (beras Vietnam) menengah ke bawah," kata Hermanto.

Hermanto menegaskan kebijakan impor boleh, tetapi produksi nasional harus diutamakan. Deregulasi harus jangkau kepentingan publik secara luas.

"Laksanakan impor, simpan dulu di gudang Bulog. Nanti dilemparkan ke pasar pada saat panen kita belum datang-datang," demikian Guru Besar Ekonomi IPB ini. [zul]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya