Berita

Foto/Net

Politik

Peserta Aksi 212 Harus Tetap Rawat Keberagaman NKRI

KAMIS, 01 DESEMBER 2016 | 20:24 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Peserta Aksi Bela Islam III diimbau untuk mengedepankan persatuan dan kesatuan saat menggelar aksi tersebut besok, Jumat (2/12).

Imbauan itu sebagaimana disampaikan aktivis '98 Taufan Hunneman dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Kamis (1/12). Menurutnya, setiap warga negara harus bersatu, bergandengan tangan, dan memperkuat jati diri bangsa dengan identitas sebagai negara Indonesia dengan merawat keberagaman dalam bingkai NKRI.

Taufan mengaku tidak mau melihat keruntuhan Suriah terjadi di Indonesia.


"Negeri itu indah dan makmur, namun harus berakhir dengan kehancuran," ujarnya.

Berkaca dari hal itu, Taufan menjelaskan bahwa demokrasi memang memperbolehkan organisasi apapun berserikat karena dijamin konstitusi. Namun begitu, demokrasi juga memiliki pembatasan dan pelarangan.

Pembatasan terhadap sebuah organisasi terhadi apabila organisasi itu bertentangan dengan nilai-nilai yang menjadi konsesus nasional seperti ideologi dan bentuk negara.

Untuk itu, dia mendorong agar organisasi yang anti dengan ideologi Pancasila dan berniat mengubah bentuk negara kesatuan untuk ditindak tegas.

"Organisasi yang jelas-jelas mengusung ideologi kekerasan, mengobarkan rasa benci kepada suku, agama, dan ras juga yang secara terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi harus dinyatakan sebagai organisasi yang dilarang," pungkasnya. [ian]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya