Berita

Setnov dan Akom/Net

Politik

Janji Setnov Bukti Istana Terlibat Dalam Pergantian Ketua DPR

KAMIS, 01 DESEMBER 2016 | 17:39 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Janji Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto untuk memberikan jabatan penting kepada Ade Komarudin (Akom) bisa menjadi indikasi keterlibatan Presiden Jokowi dalam pergeseran jabatan ketua DPR.

Dalam janjinya, pria yang akrab disapa Setnov itu akan memberikan tempat terbaik bagi Akom yang tak kalah dari posisi ketua DPR.

Politisi muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menilai bahwa jabatan yang muluk dijanjikan Setnov kepada Akom itu adalah posisi kenegaraan seperti menteri atau duta besar. Pasalnya, hanya posisi kenegaraan yang dinilainya tidak kalah dari jabatan posisi ketua DPR.


"Kalau benar begitu, berarti pergantian itu ada indikasi keterlibatan Istana. Karena apa kewenangan seorang Ketum Golkar menjanjikan posisi kenegaraan. Itu kan cuma bisa dilakukan presiden," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL di KAHMI Center, Jalan Turi, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (1/12).

Indikasi keterlibatan Istana semakin menguat lantaran Setnov berani mengumbar janji itu ke publik.

"PDIP saja belum pernah menjanjikan kader untuk mendapatkan jabatan penting kenegaraan. Jadi ini indikasi presiden terlihat sangat tinggi dalam pergantian ini," sambungnya.

Sementara, jika Akom tidak jadi diberikan jabatan penting itu, maka janji setnov sebatas angin lalu.

"Janji-janji palsu saja kalau itu nggak benar," pungkasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya