Berita

Bisnis

Telkom Raih Penghargaan Top Infrastructure On Telecommunication Sector 2016

KAMIS, 01 DESEMBER 2016 | 13:24 WIB | LAPORAN:

. Majalah Business News Indonesia memberikan penghargaan khusus "Top Infrastructure on Telecommunication Sector 2016" kepada PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom). Penghargaan itu diberikan karena Telkom dinilai memiliki infrastruktur yang memiliki kinerja keuangan dan prospek bisnis serta berkontribusi tinggi terhadap pembangunan nasional.

Top Infrastruktur merupakan kegiatan tahunan pemberian penghargaan tertinggi di Indonesia kepada perusahaan-perusahaan infrastruktur. Adapun tujuan pemberian penghargaan, mendorong perusahaan-perusahaan di Indonesia terus meningkatkan kinerja, layanan, inovasi, dan kontribusinya terhadap pembangunan nasional.

Vice President Corporate Communication Telkom, Arif Prabowo mengatakan penghargaan tersebut merupakan pengakuan kerja keras Telkom dalam membangun infrastruktur telekomunikasi hingga ke pelosok.


"Telkom merupakan satu-satunya perusahaan telekomunikasi yang berkomitmen membangun infrastruktur telekomunikasi secara merata. Tidak hanya membangun di Pulau Jawa dan Sumatera tetapi terutama di luar Jawa, khususnya kawasan timur Indonesia," kata Arif dalam keterangan di Jakarta, Kamis (1/12).

Selain memperluas jaringan telekomunikasi, Arif Prabowo mengatakan, saat Telkom tengah gencar melakukan modernisasi jaringan.

"Modernisasi jaringan ini merupakan komitmen Telkom memberikan new experience berupa layanan konektivitas berkualitas tinggi kepada pelanggan," imbuhnya.

Modernisasi jaringan telah dilakukan sejak 2011 dan diproyeksikan selesai pada 2021 nanti.

"Infrastruktur backbone fiber optic Telkom saat ini sudah menjangkau sebagian besar wilayah Indonesia sepanjang 84 ribu km dari Aceh hingga Papua sehingga sebagian besar masyarakat Indonesia sudah dapat menikmati layanan IndiHome. Ini merupakan salah satu upaya perusahaan untuk meraih visi menjadi The King of Digital dan membangun masyarakat digital Indonesia," pungkasnya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya