Berita

M. Nasir/Net

Politik

Ini Cara Menristekdikti Tingkatkan Kualitas Mutu Perguruan Tinggi

RABU, 30 NOVEMBER 2016 | 21:51 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) merilis hanya ada 2 perguruan tinggi nasional yang masuk dalam ranking 500 perguruan tinggi terbaik di dunia. Itu artinya kualitas dan mutu perguruan tinggi di Indonesia masih rendah sehingga sulit bersaing di tingkat internasional.

Menristekdikti M. Nasir menuturkan, sistem akreditasi dan sertifikasi menjadi satu dari beberapa cara untuk meningkatkan mutu dan kualitas perguruan tinggi. Menurut dia, kualitas dan mutu telah menjadi masalah laten, terutama bagi perguruan tinggi swasta.

"Permasalahannya masih seputar kualitas dan mutu, maka dari itu hal ini harus didorong terus," ujar Nasir dalam Rapat Koordinasi Daerah Kopertis III, di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (30/11).


Ia mengaku telah meminta Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-PT) untuk melakukan pendampingan kepada semua perguruan tinggi yang belum terakreditasi A. Menurut dia, hingga Oktober 2016 hanya ada 40 perguruan tinggi yang terakreditasi A.

Pendampingan tersebut di antaranya soal kelembagaan. Perguruan tinggi swasta harus dijalankan oleh badan penyelenggara, dapat berupa komite atau yayasan.

"Tujuan dari akreditasi agar perguruan tinggi memberikan peran lebih besar pada pertumbuhan ekonomi nasional," pungkasnya.

Selain itu Kemenristekdikti juga telah memberikan bimbingan teknis pada 51 perguruan tinggi yang terakreditasi B untuk melakukan re-akreditasi ke BAN-PT. Dari jumlah tersebut, perguruan tinggi swasta juga banyak yang bisa masuk untuk mengikuti pembinaan. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya