. Lembaga Citiasia Citiasia Center for Smart Nation (CCSN) kembali merilis daerah yang mendapat predikat sebagai daerah terbaik dalam penerapan konsep pembangunan daerah pintar.
Founder dan Chairman Citiasia, Cahyana Ahmadjayadi menjelaskan, predikat daerah terbaik dalam penerapan konsep pembangunan daerah pintar ini, sebagai gerakan pendorong menuju Indonesia pintar.
Cahyana menambahkan, bukan kali ini saja pihaknya memberikan predikat daerah pintar atau smart region kepada daerah-daerah di Indonesia. Menurutnya, sejak 2015 pihaknya secara rutin melakukan pengukuran kematangan daerah pintar di Indonesia.
Tahun ini, kata Cahyana, sebanyak 45 daerah di Indonesia, masuk ke dalam nominasi Smart Region Maturity Index (SRMI) 2016. Sebanyak 45 daerah tersebut terdiri dari 15 provinsi, 15 Kabupaten dan 15 Kota yang dibagi menjadi tiga kategori provinsi besar, menengah dan kecil. Begitu juga dengan Kabupaten dan kota yang dibagi menjadi kategori besar, menengah dan kecil.
Lima provinsi besar yang masuk nominasi SRMI 2016 adalah, Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta dan Sumatera Utara. Kemudian lima provinsi menengah yang masuk nominasi SRMI 2016, yakni Provinsi Bali, Kalimantan Timur, DI Yogyakarta, Sulawesi Utara dan Nusa Tenggara Barat. Selanjutnya untuk Provinsi kecil yang masuk nominasi, yakni Provinsi Bengkulu, Gorontalo, Kepulauan Bangka Belitung, Maluku serta Sulawesi Barat.
"Untuk tingkat provinsi, provinsi-provinsi di Jawa, yaitu Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah masih menjadi provinsi terbaik dalam indeks SRMI provinsi," ujar Cahyana dalam acara anugerah Indonesia Smart Nation Award (ISNA) 2016 yang diselenggarakan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (29/11) malam.
Sama seperti Provinsi, untuk nominasi Kabupaten juga dibagi menjadi tiga kategori. Kabupaten besar yang masuk nominasi SRMI 2016 yakni, Kabupaten Bogor, Bandung, Tangerang Sidoarjo dan Bekasi. Kemudian lima Kabupaten menengah yang masuk nominasi SRMI 2016 yakni, Kabupaten Malang, Badung, Gunung Kidul, Garut dan Boyolali. Selanjutnya kategori Kabupaten kecil yakni, Kabupaten Luwu Utara, Klungkung, Bintan, Bangka dan Aceh Tengah.
"Untuk tingkat kabupaten, peringkat terbaik diterima oleh Kabupaten Bogor, Bandung, dan Malang," ujar Cahyana.
Dalam nominasi Kota besar yang masuk nominasi SRMI 2016 yakni, Kota Surabaya, Bandung, Semarang, Bekasi dan Denpasar. Kategori Kota menengah yang masuk nominasi SRMI 2016 yakni, Kota Yogyakarta, Surakarta, Manado, Balikpapan dan Cirebon. Sementara untuk kategori Kota Kecil yakni, Kota Bontang, Salatiga, Magelang, Blitar, Tanjung Pinang dan Kota Batu.
"Kota Surabaya, Bandung dan Yogyakarta dinobatkan sebagai smart city terbaik di ISNA 2016. Ketiga kota tersebut mengungguli 90 kota lainnya dalam nilai SRMI tahun 2016," kata Cahyana.
Lebih jauh, Cahyana mengharapkan anugerah ISNA 2016 ini bisa menjadi pemicu daerah lain untuk berkontemplasi dan sebagai pemicu semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat untuk mewujudkan cita-cita bersama dalam mewujudkan Indonesia smart nation.
"Saat ini kota-kota yang ada di Indonesia sudah harus bersaing dengan kota-kota yang ada di dunia, bukan lagi dengan sesama kota di Indonesia. Oleh karena itu, kami sangat peduli dan mendorong agar kota-kota di Indonesia juga bisa menjadi smart city, seperti yang sudah dilakukan di negara-negara maju lain," pungkasnya.
[ysa]