Berita

Irman Gusman/Net

Hukum

Ternyata, Duit Suap Irman Gusman Hanya Tanda Jadi Dari Kesepakatan Awal

SELASA, 29 NOVEMBER 2016 | 20:15 WIB | LAPORAN:

Direktur Utama CV Semesta Berjaya Xaveriandy Sutanto dan istrinya, Memi, mengakui uang sebesar Rp100 juta yang diserahkan kepada Irman Gusman merupakan tanda atas bantuan yang telah diberikan Irman.

Menurutnya, dia dari awal sudah menyampaikan kelangkaan gula di Sumatera Barat (Sumbar). Karenanya dia dan suami meminta Irman turun tangan dengan meminta Bulog mendistribusikan gula ke Sumbar.

Atas permintaan Memi, Irman menanggapi dengan baik dan bersedia untuk menghubungi Direktur Utama Bulog Djarot Kusumayakti. Tanpa bantuan Irman dengan menghubungi Direktur Utama Perum Bulog, Memi dan Sutanto tidak akan menyerahkan uang sebesar Rp100 juta.


"Uang itu sebagai tanda terima kasih, karena kami yang sudah buntu, saya bisa menceritakan semua permasalahan kepada Pak Irman," ujar Memi kepada Majelis Hakim saat memberikan keterangan sebagai terdakwa kasus dugaan suap rekomendasi gula impor Bulog untuk Sumatera Barat di Pengadilan Tipikor Jakarta, jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Selasa (29/11).

Selain sebagai tanda terima kasih, uang tersebut merupakan awal dari tindaklanjut kesepakatan antara dirinya dengan Irman yakni membagi keuntungan atas penjualan gula yang didapat dari Perum Bulog.

Memi menyepakati permintaan Irman untuk memberikan jatah sebesar Rp 300 per kilogram, untuk distribusi gula sejumlah 3.000 ton. Kata dia, sejak Bulog mendistribusikan gula, Irman beberapa kali menghubunginya untuk meminta bagi hasil keuntungan Gula.

"Pak Irman katakan saya harus sesuai dengan komitmen awal. Lalu saya balas, saya ingatkan ini tidak sesuai kondisi yang diharapkan," jelasnya.

Setelah beberapa waktu kemudian, Memi menjelaskan, Irman kembali menghubunginya sebanyak dua kali. Namun, telepon dari Irman tidak sempat diangkat, sehingga belum terjadi pembicaraan.

Untuk menghargai Irman, Memi kemudian menghubungi Irman dan menawarkan untuk bertemu di Jakarta.

"Saat itu saya hanya terbersit, ya kami merasa khawatir, Pak Irman sudah membantu dan kami konsultasi cukup banyak. Saya pikir kami harus bawakan sesuatu buat Pak Irman," kata Memi.

Setelah itu, Memi meminta bagian kasir pada perusahaannya untuk menyediakan uang Rp100 juta. Uang tersebut kemudian dibawa ke Jakarta dan diserahkan kepada Irman Gusman.

Uang tersebut saat ini sudah disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat Operasi Tangkap Tangan di kediaman Irman Gusman pada 17 September lalu.

Dalam kasus ini, Sutanto dan Memi didakwa memberi suap Rp 100 juta kepada Irman Gusman. Suap tersebut terkait pengaturan kuota gula impor dari Perum Bulog untuk disalurkan ke Sumatera Barat. Adapun Irman diduga menggunakan pengaruhnya untuk mengatur pemberian kuota gula impor dari Perum Bulog kepada perusahaan milik Sutanto. [sam]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya