Berita

Yuddy Chrisnandi/Net

Politik

Yuddy Dan Rusdi Sebaiknya Bertukar Penempatan Dubes

SENIN, 28 NOVEMBER 2016 | 02:45 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Rusdi Kirana dan Yuddy Chrisnandi disarankan bertukar posisi dalam hal penempatan calon duta besar. Saran ini didasari atas latar belakang kedua negara tempat mereka berdua bertugas.

Diketahui, dalam 23 nama calon dubes yang beredar, Yuddy Chrisnandi diusulkan Presiden Joko Widodo menjadi calon dubes Indonesia untuk Ukraina. Sedangkan Rusdi Kirana untuk Malaysia.

Pengamat Hubungan Internasional dari Universitas Padjadjaran Teuku Rezasyah menilai bahwa usulan negara di mana Rusdi ditugaskan memiliki latar belakang kultural, khususnya agama. Hal ini jelas sangat berbeda dengan karakter Rusdi sendiri.


Perbedaan latar belakang kultural dan agama itu dinilainya bisa menghambat kerja di tengah-tengah persoalan Indonesia-Malaysia yang kompleks, seperti persoalan perbatasan darat, perbatasan laut, dan masalah tidak seimbangnya perdagangan antar kedua negara.

"Akan lebih baik bila dubes yang ditempatkan di Malaysia memiliki latar belakang agama yang sama, yakni Islam‎," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima sesaat lalu, Minggu (27/11).

Teuku mengatakan, penilaiannya ini bukan tanpa maksud, yakni semata-mata agar memudahkan diplomasi Indonesia di Malaysia kelak.

"Dari pengalaman terdahulu, dubes Indonesia untuk Malaysia selalu muslim. Latar belakangnya, kalau bukan TNI, diplomat karier," katanya.

Menurut dia, ada dua corak pemerintahan di Malaysia, yakni kesultanan yang dipimpin oleh Yang Dipertuan Agung, dan pemerintahan eksekutif yang dipimpin oleh Perdana Menteri. Dubes Indonesia harus bisa berhubungan dengan kedua pimpinan tersebut. Teuku menilai, dari latar belakang Malaysia itu, faktor agama memiliki pengaruh.

"Akan berbeda bila, misalnya Yuddy Chrisnandi yang ditempatkan di Malaysia. Latar belakang kultural dan agama Yuddy dinilainya banyak kesamaan dengan Malaysia. Hal tersebut akan bermanfaat untuk kepentingan diplomasi Indonesia di Malaysia," sambungnya.

Sementara bila Rusdi ditempatkan sebagai dubes di Ukraina, akan menguntungkan juga bagi Indonesia. Pasalnya, negara tersebut tidak mempermasalahkan latar belakang agama seperti halnya Malaysia. Selain itu, hubungan dagang Indonesia dengan Ukraina dikatakannya sedang naik. Latar belakang Rusdi yang seorang pengusaha dinilai Teuku tidak akan terlalu membawa kesulitan.[wid]



Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya