Pemahaman masyarakat Indonesia di Mesir, khususnya mahasiswa Indonesia yang belajar di Universitas al Azhar tentang 4 pilar bangsa Indonesia sudah tidak diragukan lagi. Pasalnya, ajaran Islam yang mereka pelajari di universitas Islam tertua tersebut sejalan dengan 4 pilar kebangsaan Indonesia.
Begitu kata Wakil Ketua MPR RI Mahyuddin dalam Sosialisasi 4 Pilar kebangsaan RI di hadapan masyarakat Indonesia di Mesir, Sabtu (26/11).
"Ulama Indonesia terdahulu yang belajar di Universitas Al-Azhar pada umumnya menyampaikan ajaran Islam yang moderat dan rahmatan lil’alamin di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Hal itu berbeda dengan mereka yang mengenyam studi Islam di beberapa negara, selain Mesir," ujarnya.
Sosialisasi 4 pilar kebangsaan Indonesia bagi masyarakat Indonesia di Mesir diselenggarakan di KBRI Cairo dan dipimpin langsung oleh Duta Besar Helmy Fauzy.
Selain Mahyuddin, turut hadir sebagai narasumber adalah anggota MPR RI Guntur Sasono dan Agati Sulie. Sosialisasi 4 pilar di Mesir diikuti oleh masyarakat Indonesia yang terdiri atas staf KBRI Cairo, pengurus dan anggota Darma Wanita Persatuan, guru-guru dan siswa Sekolah Indonesia Cairo serta mahasiswa-mahasiswi Indonesia di Mesir.
Paparan oleh narasumber sosialisasi 4 pilar kebangsaan Indonesia dilanjutkan dengan dialog. Para narasumber memberikan penjelasan tambahan sebagai jawaban pertanyaan dan masukan dari peserta yang mayoritas adalah mahasiswa Indonesia di berbagai perguruan tinggi Mesir, antara lain tentang pentingnya GBHN, keteladanan pejabat negara, juga tentang pemerataan kesejahteraan warga negara.
Menanggapi harapan salah satu peserta yang menginginkan agar sosialisasi 4 pilar kebangsaan Indonesia bagi mahasiswa Indonesia di Mesir yang jumlahnya ribuan orang, narasumber berjanji akan segera membahas mekanisme pelaksanaanya dengan Duta Besar RI Cairo. Salah satu alternatifnya adalah dengan penyelenggaraan TOT (Training of Trainers) bagi mahasiswa senior dan selanjutnya yang lulus dalam TOT akan menjadi narasumber pada pelaksanaan sosialisasi 4 pilar di komunitas masing-masing.
[ian]