Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Sekarang Di Indonesia Berlaku Hukum Rimba

MINGGU, 27 NOVEMBER 2016 | 09:44 WIB | LAPORAN:

RMOL.  Indonesia sudah berubah dari negara hukum menjadi negara rimba, di mana yang kuat pemenangnya.

Demikian dikatakan anggota Komisi I DPD RI, Gede Pasek Suardika, Minggu (27/11).

"Kalau negara hukum parameternya jelas yaitu keadilan. Sekarang di Indonesia berlaku hukum rimba di mana aturannya siapa yang kuat dia yang akan menang. Inilah yang terjadi dalam proses penegakan hukum saat ini dan terlihat jelas oleh masyarakat," ujar Pasek.


Dalam hukum rimba di Indonesia ini, ia mencermati ukuran kebenaran terletak pada pihak-pihak yang memiliki kekuasaan, uang banyak atau memiliki massa banyak. Ketiga jenis orang ini bertarung satu sama saling dengan korban rakyat di tengahnya.

"Yang punya kekuasaan bertarung dengan yang punya massa, yang punya uang bertarung dengan kekuasaan dan yang punya masa bertarung dengan yang punya uang.Yang mati rakyat di 0tengah seperti pelanduk," katanya.

Dalam hukum rimba, lanjut Pasek, yang salah jika dekat dengan kekuasaan akan dilindungi dan sebaliknya yang benar akan dikorbankan.

"Semua dibolak balik, pelaku yang harusnya ditindak malah dilindungi dan korban yang harusnya dilindungi malah ditindak," tegasnya.

"Kalau sudah seperti ini maka kekuasaannya absolut dan ini mengerikan. Semua sudah hilang, konstitusi sekarang semakin jauh dari maknanya," kata Pasek.[wid] 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya