Berita

Komjen Pol Syafruddin/net

Pertahanan

Wakapolri: Jangan Sampai Kita Tercerai-berai Akibat Masalah Kecil

SABTU, 26 NOVEMBER 2016 | 02:18 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Situasi kisruh yang tidak kunjung henti mewarnai kehidupan bangsa Indonesia belakangan ini bisa dipastikan akibat campur tangan kekuatan asing.

Indonesia dilanda banyak konflik karena ada pihak yang tidak senang dengan perkembangan pesat Indonesia, baik secara sumber daya alam maupun lainnya.

"Kalau bahasa anak muda, ada yang jealous (iri) dengan Indonesia," kata Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol Syafruddin, saat bersilaturahmi‎ dengan para ulama, kiai, serta santri Pondok Pesantren Buntet Cirebon, Jawa Barat, Jumat (25/11).


Syafruddin menganggap konflik yang terjadi sekarang bukan didalangi aktor dari dalam negeri melainkan aktor luar negeri yang iri terhadap kemajuan bangsa Indonesia. Karena itu, Syafruddin mengajak seluruh rakyat untuk sama-sama menjaga kesatuan dan kekayaan bangsa.

"Jangan sampai kita tercerai-berai akibat masalah kecil," tekannya.

Dalam kunjungannya, Syafruddin didampingi oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Bambang Waskito. Kedatangannya disambut hangat oleh Ketua Yayasan Pondok Pesantren Buntet Cirebon, K.H. Adib Rafiudin.

Syafruddin mengajak seluruh warga negara Indonesia untuk bersama-sama menjaga anugerah yang dititipkan oleh Tuhan kepada Indonesia, terutama kepada umat Muslim sebagai penduduk terbesar.

"Mari kita jaga bersama, terutama bagi para kiai dan santri," ajaknya. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Serangan terhadap Konvoi Pasukan UNIFIL di Lebanon Tewaskan Dua Personel

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:53

Mantan Dirjen PHU Hilman Latief Diduga Terima Duit Ribuan Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:36

Sejumlah Kades di Lebak Ngadu ke DPR Minta Segera Wujudkan DOB

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:10

Maktour Raup Rp27,8 Miliar dari Permainan Kuota Haji

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:55

Pengorbanan TNI Bukti Nyata Komitmen Indonesia Jaga Perdamaian Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:41

Mantan Anak Buah Yaqut Diduga Terima 436 Ribu Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:14

Serangan Israel ke Pasukan UNIFIL Pelanggaran Serius Resolusi DK PBB

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:01

Tim Garuda Gigit Jari Usai Ditekuk Bulgaria 0-1

Senin, 30 Maret 2026 | 23:33

Kader PDIP Siap Gotong Royong Bantu Keluarga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Senin, 30 Maret 2026 | 23:17

DKI Siap Hadirkan Zebra Cross Standar di Jalan Soepomo Tebet

Senin, 30 Maret 2026 | 22:47

Selengkapnya