Berita

Ahok/Net

Politik

Muncul Petisi Cabut Status Tersangka Ahok

JUMAT, 25 NOVEMBER 2016 | 18:10 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Di tengah tuntutan agar Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ditahan pasca ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penistaan agama, muncul sebuah petisi yang meminta Ahok dibebaskan dari statu tersangka tersebut.

Penggalang petisi berjudul "Cabut Penetapan AHOK sebagai Tersangka" di situs www.change.org itu adalah Sandy Save Ahok.

Dalam petisi itu, Sandy menjabarkan bahwa UU Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama (UU 1/PNPS/1965) bisa menjadi dasar Ahok bebas.


"Dalam UU tersebut yang menjadi dasar KUHP Pasal 156A bahwa ancaman pidana bisa diberlakukan apabila yang bersangkutan tidak menyesal telah melakukan perbuatannya dan setelah diperingatkan secara tertulis oleh Menteri Agama dan Kejaksaan Agung tetap mengulangi perbuatannya," jabarnya.

Menurut Sandy, dalam kasus Ahok, permintaan maaf telah terlontar dari mulut mantan bupati Belitung Timur tersebut. Sehingga status tersangka Ahok bisa dicabut.

"Yang bersangkutan sudah meminta maaf dan tidak mungkin mengulangi perbuatannya maka seharusnya status tersangka yang disematkan kepadanya batal demi hukum," sambungnya.

Dalam petisi yang ditunjukan langsung kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kabareskrim Ari Dono ini, Sandy juga berpendapat bahwa kasus penistaan agama yang telah menjerat Ahok sarat kepentingan politik dibandingkan faktor hukum sendiri.

Saat berita ini dibuat, petisi tersebut sudah dibubuhi tanda tangan sebanyak 13.155 pendukung atau hanya membutuhkan 1.845 dukungan untuk mencapai target 15 ribu. [ian]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya