Berita

Supriadi Djae/Net

Politik

RMJ Imbau Warga Muhammadiyah Patuhi Instruksi PP Muhammadiyah

KAMIS, 24 NOVEMBER 2016 | 18:09 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Relawan Matahari Jakarta (RMJ) meminta segenap elemen Muhammadiyah untuk menghormati dan mematuhi imbauan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah untuk tidak lagi menggelar aksi pada tanggal 2 Desember mendatang.

"Warga Muhammadiyah selayaknya mematuhi instruksi PP Muhammadiyah. Kalaupun ada yang tetap mau turun aksi, sebaiknya mengatasnamakan pribadi dan tidak mengenakan atribut Muhammadiyah," ujar Ketua RMJ Supriadi Djae kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Kamis (24/11).

Sebagaimana instruksi PP Muhammadiyah, Supriadi menilai bahwa ghiroh Aksi 212 telah berbelok dari tujuan utama untuk mengusut secara hukum Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam kasus dugaan penistaan agama. Pasalnya saat ini Ahok sudah ditetapkan sebagai tersangka dan proses hukum terhadapnya sudah berjalan di Bareskrim Polri.


"Kami menilai demo itu bukan lagi soal mengawal kasus hukum terhadap Pak Ahok. Karena beliau sudah ditetapkan tersangka dan proses hukunya sudah berjalan. Tentu berdasarkan bacaan kami Aksi 212 ini sudah melenceng ghiroh," sambung pria yang akrab disapa Sudja itu.

Lebih lanjut, mantan ketua DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) itu mengajak seluruh masyarakat, khususnya umat Islam, untuk mengapresiasi, mendukung, dan menyerahkan kasus Ahok kepada pihak yang berwenang.

"Mari kita bersabar dan terus mendukung langkah-langkah pihak penegak hukum yang sudah bekerja maksimal," pria yang masih aktif di Pemuda Muhammdiyah itu.

RMJ sendiri merupakan kumpulan aktivis Muhammadiyah yang dalam Pilgub DKI 2017 menyatakan akan mendukung petahana untuk terpilih kembali memimpin Ibukota. [ian]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya