Berita

Foto/RMOL

Politik

AMPG Dorong RUU Kekerasan Seksual Segera Disahkan

RABU, 23 NOVEMBER 2016 | 17:02 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) sebagai sayap pemuda Partai Golkar merasa memiliki tanggung jawab moral untuk turut dalam mensosialisasikan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual sebagai elemen masyarakat secara eksternal.

Atas alasan itu, Pimpinan Pusat (PP) AMPG Bidang Anak, Remaja, dan Perempuan menggelar diskusi publik bertajuk "Peran Elemen Masyarakat dalam Mend‎orong RUU Penghapusan Kekerasan Seksual" di Aula DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (23/11).

"Diskusi ini kami lakukan karena tidak semua masyarakat memahami situasi dari RUU ini. Apalagi datanya sudah sangat riskan. Sebanyak 2 dari 3 perempuan dalam satu hari sudah jadi korban kekerasan seksual," ujar Ketua ‎PP AMPG Bidang Anak, Remaja, dan Perempuan Lindsey Afsari Putri saat memberi sambutan dalam acara tersebut.


Menurutnya, diskusi ini bertujuan untuk mengkonsolidasikan percepatan realisasi pengesahan RUU yang sudah masuk dalam Prolegnas 2016.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto yang membuka acara ini menilai diskusi tersebut sangat pas dilakukan mengingat kekerasan seksual sudah benar-benar menyerang masyarakat.

"Jadi ini tentu sangat pas sekali. Saya harap AMPG terus lakukan konsolidasi dan sosialisasi sebagai anak muda yang berbuat banyak pada kepentingan bangsa dan negara yang bermanfaat untuk rakyat," ujarnya.

Sedangkan Ketua Umum PP AMPG Fahd El Fouz Arafiq menilai bahwa AMPG secara konkrit mendukung RUU Penghapusan Kekerasan Seksual dan mendorong percepatan ‎pembentukan UU tersebut. AMPG, lanjutnya, juga akan mengawal substansi dari UU ini agar tidak melenceng dari tujuan utama melindungi seluruh masyarakat Indonesia yang selama ini menjadi objek kekerasan seksual.

"Jadi nanti hasil diskusi ini akan kita serahkan ke DPP Partai Golkar agar diterukan ke Fraksi Golkar dan menjadi bahan rujukan pembahasan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual," pungkasnya. [ian]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya