Berita

Bahtiar Effendy/net

Politik

Indonesia Harus Serukan Sidang Khusus OKI Untuk Rohingya

SELASA, 22 NOVEMBER 2016 | 13:39 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pemerintah Indonesia harus menyerukan kepada Organisasi Kerja Sama Islam atau OKI untuk membahas khusus perlakuan brutal aparat militer Myanmar di negara bagian Rakhine, yang dihuni oleh etnis Muslim Rohingya.

"Sehubungan dengan semakin brutalnya perlakuan pemerintah Myanmar terhadap warga etnis Rohingnya yang kebetulan beragama Islam, saya mengusulkan agar pemerintah RI meminta OKI melakukan sidang khusus," kata Ketua PP Muhammadiyah yang membidangi urusan luar negeri, Bahtiar Effendy, kepada wartawan, Selasa (22/11).  

Selain itu, ia meminta pemerintah segera meminta Myanmar untuk menghentikan persekusi terhadap warga Muslim Rohingnya.


Dengan predikat negara muslim terbesar, Bahtiar menduga usulan pemerintah Indonesia kepada OKI akan diterima.

"Insya Allah (Indonesia) didengar. Sebab hanya OKI yang kini menjadi satu-satunya harapan bagi warga muslim Rohingnya tatkala dunia internasional termasuk PBB memalingkan mukanya," jelasnya.

Bahtiar juga mengatakan, Indonesia sebagai salah satu negara pendiri dan paling besar di ASEAN memiliki pengaruh yang diperhitungkan. Saatnya Indonesia memerankan diri sebagai kampiun kemanusiaan di ASEAN untuk menyebut Myanmar telah melakukan kejahatan kemanusiaan yang luar biasa.

"OKI bisa bekerja sama dengan ASEAN untuk menghentikan tragedi yang tengah dialami etnis Rohingnya," jelasnya. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya