Berita

Hukum

Pelapor Dari Muhammadiyah: Langsung Tahan Ahok Hari Ini

SELASA, 22 NOVEMBER 2016 | 05:05 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Penyidik Bareskrim Mabes Polri diharapkan segera menahan tersangka kasus penistaan agama, Basuki T. Purnama, usai menjalani pemeriksaan hari ini (Selasa, 22/11). Kalau tak segera ditahan, dikhawatirkan Gubernur DKI Jakarta nonaktif tersebut akan terus menebar ancaman terhadap kebhinekaan.

Salah satu pelapor kasus Ahok, Pedri Kasman, menjelaskan, salah satu persyaratan formal tersangka ditahan, selain ancaman hukuman lima tahun atau lebih yaitu tidak akan mengulangi  perbuatannya.

Ahok berpotensi mengulangi perbuatannya, yaitu mengeluarkan pernyataan yang menyulut kontroversi. Bahkan sudah dilakukan, jelas Pedri. Buktinya Ahok telah menebar fitnah dengan mengatakan kepada ABC News Australia bahwa kebanyakan peserta Aksi 411 merupakan massa bayaran, Rp dibayar 500 ribu per orang.


Di samping itu, selama ini orang yang terlibat kasus penodaan agama langsung ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka. Seperti Arswendo Atmowiloto, Ahmad Musadeq, Lia Aminuddin.

"Untuk itu kami meminta Polri langsung menahan Ahok setelah diperiksa sebagai tersangka. Sehingga masyarakat tak perlu lagi turun ke jalan," jelas Pedri, yang juga Sekretaris PP Pemuda Muhammadiyah ini.

"Permasalahan ini sudah terlalu berlarut-larut dan menimbulkan banyak efek negatif, sehingga menjadi ancaman terhadap kemajemukan bangsa. Terlalu mahal jika persatuan bangsa ini dipertaruhkan hanya karena seorang Ahok," tandasnya.  [zul]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya