Berita

Ahmad Doli Kurnia/ Net

Politik

Cara Mudah Bagi Kapolri Stop Demo 2 Desember

SENIN, 21 NOVEMBER 2016 | 18:12 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Keinginan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian agar aksi Demo 2 Desember tidak melumpuhkan jalan protokol Ibukota Jakarta sebenarnya mudah terwujud.

Caranya, Kapolri tinggal memperintahkan agar Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ditahan setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penistaan agama.

Begitu kata politisi muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia saat ditemui di Kantor PB HMI Jalan Sultan Agung Nomor 25 A Guntur, Jakarta, Senin (21/11).


"Caranya sangat sederhana, yakni cukup tangkap Ahok dan segera diproses hukum secara objektif dan memenuhi rasa keadilan sama seperti pelaku penista agama yang lain," ujarnya.

Dengan penahanan ahok, sambungnya, Presiden Jokowi juga tidak perlu mendatangi atau mengundang pimpinan ormas Islam.

"Apalagi melarang ummat Islam melakukan aksi lagi," tegas Doli.
 
Ditempat yang sama, anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil menilai bahwa kesetaraan hukum di Indonesia sudah hilang jika Ahok tidak ditahan. Atas alasan itu, demonstran menggelar kembali aksi bela Islam untuk menuntut kesetaraan hukum kembali terwujud di negeri ini, utamanya dalam kasus Ahok.

"Jadi aksi ini bukan kita rasis, tapi ini menuntut kesetaraan di depan hukum. Negara akan disebut gagal kalau tidak bisa membuktikan adanya kesetaraan hukum," pungkas anggota Fraksi PKS itu. [ian]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya