Berita

Foto: RMOL

Politik

Warga Antusias Bubuhkan Tanda Tangan Perdamaian Saat CFD

MINGGU, 20 NOVEMBER 2016 | 17:28 WIB | LAPORAN:

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nasionalis menggelar aksi damai seruan "Gerakan 1 Juta Tanda Tangan Pesan Perdamaian Indonesia" di Bundaran HI, Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (20/11).

Suasana Car Free Day (CFD) kali ini nampak meriah dengan aksi simpatik yang digelar para mahasiswa dan pemuda yang mendorong agar masyarakat mendukung perdamaian tanpa adanya konflik antar suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dan berharap menjaga kesatuan dan keutuhan NKRI.

Warga yang tengah menikmati hari bebas kendaraan bermotor di kawasan itu pun antusias mengikuti kampanye pesan perdamaian Indonesia tersebut. Bahkan, mereka berebut spidol untuk membubuhkan tanda tangan di sebuah kain putih berukuran 6x1 meter yang dibentangkan di jalanan.


BEM Nasionalis juga membagi-bagikan brosur berisikan pesan perdamaian untuk Indonesia yang isinya ajakan agar masyarakat Indonesia bersatu padu membangun NKRI dan menghindarib konflik antar anak bangsa.

Perwakilan BEM Universitas Jayabaya Ismail mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara majemuk yang terdiri dari berbagai suku, agama, ras dan golongan. Kata dia, kemajemukan ini harus dijaga dan dipupuk guna mempertahankan keberagaman.

"Kemajemukan ini adalah wajah Indonesia. Kita sebagai anak muda harus menjadi pelopor sekaligus perekat keberagaman tersebut," ungkap Ismail.

Menurut Ismail, isu yang terjadi akhir-akhir ini dinilai sangat merugikan semua pihak dan sebagai bangsa yang beragam tentu tidak menginginkan hal tersebut terjadi kembali. Dia menyerukan jika ada kelompok yang ingin memecah belah NKRI maka harus dilawan dan dicegah.

"Momentum CFD ini, mari sama-sama kita jaga dan bergandengan tangan bahwa kita tidak takut dengan ancaman dari kelompok yang akan merusak NKRI," tandasnya. [ian]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya