Berita

Politik

KA KAMMI Siap Ciptakan Generasi Emas Indonesia

JUMAT, 18 NOVEMBER 2016 | 18:50 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KA KAMMI) siap menggelar Kongres I KA KAMMI yang mencanangkan terciptanya generasi emas Indonesia. KA KAMMI memandang terwujudnya kejayaan Indonesia hanya bisa terlaksana dengan pembentukan generasi emas Indonesia.

Hal ini disampaikan Ketua Panitia Kongres I KA KAMMI Yanuar Arif Wibowo sebagaimana keterangan tertulisnya, Jumat (18/11). Kongres I KA KAMMI akan diselenggarakan di Bandung pada tanggal 26 hingga 27 November 2016 yang akan dihadiri seribu alumni KAMMI dari seluruh Indonesia.

"Bila KAMMI telah mampu mendorong Reformasi '98, maka KA KAMMI akan mewujudkan kejayaan Indonesia dengan menyiapkan generasi emas Indonesia. Generasi emas Indonesia tak hanya bicara kesuksesan hidup, tapi juga kontribusi nyata dalam mewujudkan seluruh cita-cita kemerdekaan Indonesia," ujar Yanuar.


Sementara itu, anggota Presidium Nasional KA KAMMI Muhammad Najib manambahkan bahwa tantangan Bangsa Indonesia yang kian besar membutuhkan SDM unggul dan terkolaborasi.

"Alumni-alumni organsasi kemahasiswaan seperti KAMMI memiliki tiga potensi dasar berupa kesholehan, kompetensi keilmuan, dan kepemimpinan yang akan menjadi tulang punggung pembangunan kejayaan Indonesia," ujar Najib.

Najib menegaskan bahwa KA KAMMI akan fokus pada tiga agenda utama, yakni pengembangan kapasitas alumni, kontribusi terhadap kemajuan KAMMI, dan optimalisasi karya alumni KAMMI untuk menjayakan Indonesia.

"KAMMI dan KA KAMMI akan berkolaborasi menyiapkan generasi emas Indonesia dan juga membangun bangsa hingga kejayaan Indonesia seperti yang dicita-citakan pendiri bangsa bisa terwujud," pungkas Najib. [ian]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya