Berita

AKBP Brotoseno/net

Hukum

Divisi Propam Tangkap Teman Kantor AKBP Brotoseno

JUMAT, 18 NOVEMBER 2016 | 14:16 WIB | LAPORAN:

Mabes Polri memastikan Divisi Profesi Pengamanan (Propam) Polri terus memperdalam kasus yang melibatkan Kepala Unit Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri AKBP Brotoseno.

Sebelumnya beredar kabar bahwa perwira menengah eks penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu ditangkap Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli). Dia diduga memeras pihak berperkara terkait korupsi cetak sawah di Ketapang, Kalimantan Barat periode 2012-2014. Tim Saber mengamankan uang sebesar Rp 3 miliar sebagai barang bukti dalam perkara ini.

Perkembangan terbaru yang didapat wartawan menyebut Divisi Propam telah menangkap seorang lagi. Ia adalah teman satu kantor AKBP Brotoseno.


"Kami telah tangkap seseorang yang satu kantor dengannya, berkaitan dengan kasus yang sama," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Boy Rafli Amar, saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (18/11).

Boy Rafli Amar menjelaskan bahwa penangkapan itu berdasar hasil pemeriksaan terhadap Brotoseno sendiri. Hingga kini pemeriksaan terhadap orang itu masih berjalan, termasuk mengenai motif dan hubungannya dengan Brotoseno.

"Pemeriksaan masih berjalan, termasuk motif serta ada hubungan apa sehingga kedua orang tersebut terlibat," jelas mantan Kapolda Banten tersebut.

Sebelumnya, Boy menegaskan bahwa AKBP Brotoseno diperiksa atas dugaan pelanggaran kode etik.

Boy membantah perwira menengah yang memiliki hubungan khusus dengan terpidana korupsi Angelina Sondakh itu berkaitan dengan pungli cetak sawah di Ketapang, Kalimantan Barat.

"Beda dengan yang cetak sawah, kasusnya berdiri sendiri," tegasnya. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya