Berita

Hukum

Kepada Media Asing, Ahok Tuduh Pendemo Aksi Bela Islam II Massa Bayaran

KAMIS, 17 NOVEMBER 2016 | 08:32 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Tersangka kasus penistaan agama Basuki T. Purnama menuding umat Islam yang ikut dalam Aksi Bela Islam II pada 4 November lalu mayoritas merupakan massa bayaran.

Gubernur DKI Jakarta nonaktif yang akrab disapa Ahok ini menyatakan demikian seperti dikutip dari dari abc.net.au.

Bahkan, kepada media asing tersebut, Ahok menjelaskan seorang demonstran mendapat Rp 500 ribu.


"Tidak mudah mengerahkan lebih dari 100 ribu orang. Kebanyakan dari mereka, seperti Anda lihat dalam pemberitaan, mereka mengaku mendapat Rp 500 ribu," jelas Ahok.

Namun, Ahok tak mau mengungkap siapa yang mendanai aksi tersebut.

"Saya tidak tahu. Tapi saya percaya, President berdasarkan informasi intelijen, pasti tahu (siapa yang mendanai)," tegasnya.

Karena itu menurutnya, motif unjuk rasa besar-besaran tersebut sebenarnya politik, bukan hukum. Baginya itu adalah serangan balik koruptor karena dia mengklaim sudah memberantas banyak kasus korupsi selama memimpin Ibukota.

"Saya akan buktikan di pengadilan, ini motifnya politik, bukan hukum," tandasnya. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya