Berita

Slogan kampanye Trump/net

Politik

Akankah Trump Membuat Pengaruh AS Berkurang Di Banyak Kawasan?

SABTU, 12 NOVEMBER 2016 | 11:05 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Anomali situasi global bisa saja terjadi setelah kemenangan Donald Trump di Pilpres Amerika Serikat. Artinya, jika Trump benar-benar merealisasikan idenya menarik AS dari perekonomian global.

"Bila negara menarik diri dari ekonomi global akan merugikan negara tersebut. Inisiatif AS menarik diri atau proteksionisme itu akan sangat krusial dan berdampak besar," kata Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kawasan (P2K2) Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri, Leonard Hutabarat, dalam diskusi "Trump & Retorika Nasionalisme Patriotisme Proteksionisme", di Menteng, Jakarta, Sabtu (12/11).

Menurut dia, jika Trump terlalu nasionalistik dalam kebijakan-kebijakan pemerintahannya, maka pengaruh AS akan banyak berkurang di banyak kawasan, termasuk di Asia Pasifik, dan lebih luas lagi berkurang dalam aspek politik internasional.


"Ketika Amerika yang selama ini dominan lalu keluar dari sebuah kawasan, tentu akan ada aktor-aktor baru memgambil ruang yang kosong," ujarnya.

Terkait Indonesia, ia mengatakan ketergantungan negara ini pada AS sangat besar dalam banyak hal termasuk dalam bidang investasi.

Kalau Trump menjalankan proteksionisme, Indonesia harus membuka wilayah-wilayah baru untuk membuka pasar produk dan jasanya, misalnya Eropa Tengah atau Amerika Latin.

"Kemenlu akan memonitor kebijakan yang akan diambil oleh Trump ke depan," jelasnya. [ald]

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Menteri Haji Usul BPIH 2027 Naik 10-15 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:22

Perpres Ojol 2026 Dikebut, Ini 3 Tarif yang Bakal Diatur Pemerintah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12

Film Insidious: Out of the Further Resmi Tayang di Indonesia, Ini Sinopsisnya

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:01

Penyegaran AKD Golkar Strategis Perkuat Kinerja DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:54

Rupiah Menguat Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:38

Trump Hentikan Latihan Militer AS-Korsel Lebih Cepat Demi Hubungan Baik dengan Korut

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26

IGCE 2026 Momentum Indonesia Jadi Raksasa Geothermal Dunia

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:23

Polri-Kejagung Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:21

Mantan Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Jadi Tersangka Pelecehan Atlet

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:01

Gerak Cepat Pemerintah Harus Dirasakan Rakyat NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45

Selengkapnya