Berita

Salah Satu Kapal Yang Ditangkap/Bakamla

Nusantara

Sempat Kejar-kejaran, Akhirnya Delapan Kapal Asing Berhasil Ditangkap Di Natuna

JUMAT, 11 NOVEMBER 2016 | 06:33 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sebanyak delapan kapal ikan asing berbendera Vietnam ditangkap di Perairan Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, beberapa hari lalu.

Delapan kapal itu diamankan Kapal Pengawas (KP) Hiu Macan-01 milik Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan yang tergabung dalam Penguatan Operasi Nusantara VIII Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI).

Kasubbag Humas Bakamla RI, Kapten Mar Mardiono dalam keterangan resminya mengatakan, penangkapan tersebut bermula pada saat KP Hiu Macan bernomor lambung 01 yang dinakhkodai Capt. Samson melihat aktivitas mencurigakan dari pantauan radar pada saat sedang melakukan patroli penguatan di wilayah perairan Indonesia yang kaya sumber daya alam tersebut.


"Setelah didekati terlihat delapan kapal sedang melakukan aktivitas penangkapan ikan dengan menggunakan alat tangkap yang dilarang," sebut Mardiono, Jumat (11/11).

Melihat kedatangan kapal pengawas, empat kapal melarikan diri sehingga dilakukan pengejaran oleh KP Hiu Macan-01, yang akhirnya berhasil menangkap dua kapal lainnya. Setelah mengamankan enam kapal selanjutnya dilakukan pengejaran kembali sampai akhirnya delapan kapal pencuri ikan tersebut berhasil diamankan.

Kedelapan kapal tersebut yaitu:
KM. BD 95377 TS bobot 35 GT, Nakhkoda: Ly Van Tam, jumlah ABK 6 orang.
KM. BD 97583 TS bobot 35 GT, Nakhkoda: Tran Van Thu, jumlah ABK 5 orang.
KM. BV 4985 TS bobot 90 GT, Nakhkoda: Tran Duang Vuong, jumlah 10 orang.
KM. BV 4984 TS bobot 60 GT, Nakhkoda: Dang Minh Kiet, jumlah ABK 2 orang.
KM. BV 92421 TS bobot 60 GT, Nakhkoda: Nguyen Tam, jumlah ABK 2 orang.
KM. BV 5424 TS bobot 90 GT, Nakhkoda: Huynh Ton, jumlah ABK 9 orang.
KM. BV 92455 TS bobot 40 GT, Nakhkoda: Vo Van Trai, jumlah ABK 2 orang.
KM. BV 92458 TS bobot 90 GT, Nakhkoda: Bui Ngoc Phuong, jumlah ABK 9 orang.

Mardiono menerangkan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, diketahui delapan nakhkoda kapal dan 45 ABK seluruhnya merupakan warga negara Vietnam.

Enam kapal menggunakan alat tangkap pair trawl (pukat harimau), dua kapal lainnya menggunakan alat tangkap purse saine dan pada saat melakukan penangkapan ikan di Laut Cina Selatan ZEE Indonesia tanpa disertai dokumen perizinan perikanan yang sah.

"Selanjutnya 45 Awak kapal dipindahkan ke KP Hiu Macan-01, dan delapan kapal pencuri ikan beserta seluruh ABK digiring menuju Stasiun Pengawasan PSDKP Pontianak untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," demikian Mardiono. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya