Berita

Juri Ardiantoro/Net

Politik

Ketua KPU: Suksesi Tahapan Dan Anggaran Pilkada Sama-sama Penting

RABU, 09 NOVEMBER 2016 | 10:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pengelolaan dana hibah Pilkada yang diterima oleh KPU harus dipertanggungjawabkan. Walaupun pengelolaan anggaran Pilkada hanya bersifat administratif, pertanggungjawaban keuangan Pilkada sama pentingnya dengan pengelolaan pelaksanaan tahapan Pilkada itu sendiri.

Ketua KPU RI, Juri Ardiantoro mengatakan sekalipun KPU telah sukses melaksanakan seluruh tahapan Pilkada dengan baik, namun terdapat permasalahan dalam mempertanggungjawabkan keuangan, maka sama saja tidak bisa dinilai sukses.

"Mengelola dan mempertanggungjawabkan dana Pilkada itu sama pentingnya juga dengan pengelolaan pelaksanaan tahapan Pilkada itu sendiri. Sekalipun kita telah sukses melaksanakan Pilkada, tidak akan pernah sukses kalau kita masih punya masalah dalam pertanggungjawaban," sebut Juri saat membuka Rapat Koordinasi, Rekonsiliasi dan Evaluasi Pengelolaan Dana Hibah Pilkada 2015 pada 8-10 November, di Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (8/11).


Juri mengingatkan, jangan sampai keberhasilan penyelenggaraan Pilkada, mereduksi penilaian masyarakat terhadap KPU karena terdapat masalah di dalam mempertanggungjawabkan keuangan Pilkada. Pun sebaliknya, KPU sukses dalam mempertanggungjawabakan keuangan Pilkada, tapi tahapan pemilunya tidak sukses, maka juga akan terdegradasi.

"Jadi harus dipahami, bahwa apa yang kita kerjakan dalam melaksanakan tahapan Pilkada, juga harus dibarengi dengan kesukseskan kita di dalam mempertanggungjawabkan keuangan Pilkada," kata mantan Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta ini.

Untuk itu, Juri menekankan seluruh peserta rakor pentingnya membuat laporan pertanggungjawaban keuangan yang baik dan meyakinkan. Sehingga akuntabilitas lembaga KPU dapat terus terjaga.

"Sudah banyak peraturan yang menjadi panduan, jadi tidak ada alasan bagi kita semua untuk tidak mempertanggungjawabakan secara administrasi. Ini penting," tegas Juri. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya