Berita

Basuki "Ahok" Purnama-Joko Widodo/net

Politik

Kemampuan Manajemen Konflik Jokowi Dilumpuhkan Ahok

SELASA, 08 NOVEMBER 2016 | 09:31 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Energi bangsa benar-benar terkuras untuk mengurus kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur Jakarta non aktif, Basuki Purnama (Ahok).

Demikian dikatakan Wakil Ketua Komite III DPD RI, Fahira Idris. Dia menyatakan, sebetulnya kasus dugaan penistaan agama ini sederhana dan sudah ada contoh penegakkan hukumnya.

Sayangnya, geliat aparat penegak hukum kurang lincah, bahkan cenderung menunda-nunda, ditambah gesture Presiden yang lambat merespons kasus ini.


Jika melihat sensitifnya tema yang disinggung Ahok, ditambah bertepatan dengan momentum pilkada dan sosoknya yang memang kontroversial, seharusnya negara bisa menganalisa bahwa dugaan penistaan agama akan meluas dan menjadi isu nasional.

"Jika negara, terutama Presiden, punya manajemen konflik yang diperlihatkan lewat kebijakan, pernyataan, dan tindakannya, dampak kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Saudara Basuki tidak akan sebesar ini," kata Fahira, dalam keterangan tertulis.

Puncaknya, Presiden enggan menemui perwakilan perserta unjuk rasa 4 November atau biasa disapa Aksi Damai 411.

Padahal selama ini diketahui bahwa Jokowi punya kemampuan luar bisa dalam menyelesaikan konflik baik selama masih menjabat Walikota Solo maupun Gubernur DKI Jakarta.

"Namun, untuk kasus Ahok, kemampuannya sama sekali hilang,” ujar putri politikus senior Fahmi Idris itu. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Serangan terhadap Konvoi Pasukan UNIFIL di Lebanon Tewaskan Dua Personel

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:53

Mantan Dirjen PHU Hilman Latief Diduga Terima Duit Ribuan Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:36

Sejumlah Kades di Lebak Ngadu ke DPR Minta Segera Wujudkan DOB

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:10

Maktour Raup Rp27,8 Miliar dari Permainan Kuota Haji

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:55

Pengorbanan TNI Bukti Nyata Komitmen Indonesia Jaga Perdamaian Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:41

Mantan Anak Buah Yaqut Diduga Terima 436 Ribu Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:14

Serangan Israel ke Pasukan UNIFIL Pelanggaran Serius Resolusi DK PBB

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:01

Tim Garuda Gigit Jari Usai Ditekuk Bulgaria 0-1

Senin, 30 Maret 2026 | 23:33

Kader PDIP Siap Gotong Royong Bantu Keluarga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Senin, 30 Maret 2026 | 23:17

DKI Siap Hadirkan Zebra Cross Standar di Jalan Soepomo Tebet

Senin, 30 Maret 2026 | 22:47

Selengkapnya