Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Lima Kecamatan Di Aceh Jaya Dilanda Banjir, Hingga Saat Ini Belum Surut

SELASA, 08 NOVEMBER 2016 | 09:28 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Hujan deras yang berlangsung sejak Minggu (6/11), menyebabkan sungai meluap dan banjir melanda lima kecamatan di Kabupaten Aceh Jaya Provinsi Aceh, Provinsi Aceh, Senin (7/11), pukul 04.00 Wib.

"Hingga saat ini banjir belum surut," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya sesaat lalu.

Lima kecamatan yang terendam banjir di Kabupaten Aceh Jaya adalah Kecamatan Jaya, Kecamatan Darul Hikmah, Kecamatan Indra Jaya, Kecamatan Sampoiniet dan Kecamatan Setia Bakti.


Data sementara berdasarkan laporan BPBD Aceh Jaya sebanyak 2.143 kepala keluarga/7.308 jiwa terdampak dari banjir.

Sebaran dari penduduk yang terdampak banjir di lima kecamatan ada di Kecamatan Jaya, tiga desa (70 KK/258 jiwa), Kecamatan Darul Hikmah, tujuh desa (371 KK/1.042 jiwa), Kecamatan Sampoiniet, tujuh desa (785 KK/2.894 jiwa), Kecamatan Indra Jaya, sua desa (73 KK/233 jiwa), dan Kecamatan Setia Bakti, tujuh desa (844 KK/2.881 jiwa).

"Tim BPBD Kabupaten Aceh Jaya bersama unsur dari TNI, Polri, SAR, PMI, SKPD dan relawan masih berada di lokasi untuk evakuasi warga, pendataan dan mendirikan dapur umum," kata Sutopo.

Sutopo menambahkan, akses transportasi masyarakat yang melalui jembatan Lamdurian terputus akibat air sungai meluap hingga badan jembatan. Jembatan ini menghubungkan pasar Lamno ke Gp. Lamdurian, Babah Krueng, Cot Dulang dan Putu.

"Tinggi banjir antara 80-150 centi meter di pemukiman warga. Beberapa desa masih terisolir seperti Gampong Lamdurian, Cot Dulang Kec. Jaya, Gampong Meudhang Ghon, Kareung Atruh, Gampong Ligan dan Ie Jerengeh, Seumatok," ujarnya.

"Semalam hujan masih mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Aceh Jaya. Kondisi cuaca saat ini hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi sehingga pengungsi terus bertambah," demikian Sutopo menambahkan. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya