Berita

Nusantara

Jokowi Janji Tol Becakayu Yang Mangkrak 22 Tahun Beroperasi 2017

SENIN, 07 NOVEMBER 2016 | 12:24 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) Seksi I, di Jalan Inspeksi Kalimalang, Jakarta Timur, Senin (7/11).

Jokowi berharap proyek yang sudah mangkrak selama 22 tahun ini bisa dioperasikan akhir 2017.

"Tapi mungkin Maret, yang 8 Km sudah bisa dipakai dulu. Jadi saya ingin memastikan yang Maret itu, yang 8 kilometer ada 2 berarti 16 kilometer sudah bisa dipakai," kata Kepala Negara seperti dikabarkan setkab.go.id.


Jokowi menegaskan, beroperasinya proyek tol Becakayu ini sangat penting sekali karena kemacetan di sini sudah terlalu parah.

"Yang pasti akan sangat mengurangi kemacetan, karena ini memang plan awalnya memang dihitung sangat diperlukan. Tetapi berhenti dan dilanjutkan, saya kira ini dua tahun lah rampung, 2015, ini 2016 rampung. Saya hanya ingin memastikan saja, rampung," jelasnya.

Dari laporan, lanjut Jokowi, semua sudah rampung. Hanya kurang minus 1 persen. Ia meminta, targetnya kekurangannya kurang satu persen, dan itu akan bisa dikejar.

Menurutnya, nantinya proyek tol Becakayu ditembuskan dengan tol JORR. "Memang dulu enggak, tapi ini diterusin sekalian," ujarnya.

Jokowi juga memastikan pembangunan tol Becakayu itu sudah tidak ada masalah dengan pembebasan lahan. Karena itu, dia berharap nanti pada Maret sebagian ruas tol ini sudah bisa digunakan.

Mengenai pembangunan infrastruktur lain, Jokowi juga menegaskan semuanya tidak ada masalah. Ia menyebutkan, karena pembebasan sekarang ini, pembebasan lahan dan pembebasan tanah dengan adanya dana talangan menjadi sangat cepat.

"Tidak ada masalah waktunya. Nanti semua akan terintegrasi. Semua yang di sini? Sudah, sudah," tukas Jokowi, sambil mengatakan operator yang akan mengoperasikan tol Becakayu adalah Waskita Karya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya