Berita

Olahraga

Hadiri Peringatan 41 Tahun Green March, Maradona Tawarkan Diri Jadi Pelatih Timnas Maroko

SENIN, 07 NOVEMBER 2016 | 08:08 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Legenda sepakbola dunia dari Argentina, Diego Armando Maradona menghadiri peringatan ke-41 tahun Green March di Laayoune, Minggu (6/11).

Maradona tiba di Kasanlanka pada hari Jumat lalu (4/11), dari Kasablanka, Maradona menuju Marrakesh untuk menggelar jumpa pers, sebelum terbang ke Laayoune.

Di Laayoune, Maradona mengatakan dirinya siap menjadi pelatih tim nasional Kerajaan Maroko.


Usai pertandingan persahabatan dalam rangka peringatan ke-41 tahun Green March, Maradona akan kembali ke Marrakesh untuk menghadiri Pertemuan Para Pihak ke-22 Konvensi Perubahan Iklim PBB (COP22).

Tahun lalu Maradona juga hadir dalam peringatan Green March. Video yang memperlihatkan Maradona ikut menarikan tarian rakyat Maroko beredar luas di jejaring media sosial.

Selain Maradona, penyelenggara juga mengundang  pemain kelas dunia seperti Rivaldo, Abedi Pele, George Weah dan Alessando Altobelli.

Pertandingan persahabatan itu digelar di Stadion Cheikh Mohamed Laghdaf dan dipancarluaskan ke 22 negara Arab.

Green March adalah sebuah persitiwa bersejarah yang amat penting bagi Maroko. Terjadi pada 6 November 1975, tak kurang dari 350 orang Maroko melintasi garis demarkasi yang dibikin kolonial Spanyol dan Prancis sejak 1912. Mereka membawa Al Quran, bendera Maroko dan foto Raja Hassan II.

Green March tahun ini spesial karena di tahun ini pula Maroko menyatakan keinginan kembali ke Uni Afrika yang mereka tinggalkan sejak 1984. Raja Muhammad juga menyampaikan pidato peringatan Green March dari Dakar, ibukota Senegal. [dem] 

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya