Berita

Sutan Adil Hendra/Net

Politik

Gerindra: Jangan Ada Kesan Seseorang Kebal Hukum

SENIN, 07 NOVEMBER 2016 | 07:25 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Semua pihak diharapkan dapat menahan diri terhadap mencuatnya dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta (nonaktif)  Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Saya mengimbau kita semua dapat memisahkan antara persoalan hukum dan persoalan politik," kata Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Sutan Adil Hendra, Senin (7/11).

Jelas Sutan, secara politik, semua orang sudah menerima kehadiran Ahok di panggung politik, karena itu realitas demokrasi Indonesia yang majemuk. Tapi untuk masalah hukum, kita juga harus mendorong masalah penistaaan agama harus diselesaikan dalam koridor hukum.


"Jangan ada kesan seseorang kebal hukum dengan posisi yang dimiliki, patron yang ia punyai dan merasa tidak tersentuh hukum," ujar Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi ini.

"Ini bahaya bagi negara kita, rasa keadilan masyarakat terusik. Unjuk rasa harus dimaknai sebagai bentuk keadilan sama di mata hukum, siapapun orangnya," tegas Sutan menambahkan.

Menurutnya, di sinilah peran negara harus hadir untuk memberi keadilan hukum yang sama terhadap warga negara. Jangan seolah memberi perlindungan kepada oknum masyarakat yang karena kepentingan politiknya dengan mudah menghina keyakinan kelompok lain.

"Apa bedanya Pak Ahok dengan warga masyarakat lain, jika ia memang menistakan agama proseslah ia sesuai hukum yang berlaku, jangan mengorbankan semangat kebhinekaan kita yang selama ini terjaga," demikian Sutan. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya