Berita

Teguh Santosa

Dunia

Teguh Santosa: Pelanggaran HAM Itu Nyata

MINGGU, 06 NOVEMBER 2016 | 12:47 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pelanggaran HAM itu nyata. Karenanya perlu bagi masyarakat  internasional mendesak pemerintah Aljazair agar memberi kesempatan kepada organisasi kemanusiaan memasuki negara itu dan bertemu pengungsi di Kamp Tindouf.

Hanya dengan cara itu masyarakat internasional bisa memperoleh informasi yang benar dan akurat mengenai situasi kehidupan pengungsi di dalam kamp. Informasi yang akurat ini dapat digunakan sebagai dasar untuk memberikan bantuan yang lebih signifikan kepada pengungsi, juga untuk mengakhiri ketegangan akibat sengketa wilayah di kawasan itu.

Demikian dikatakan Kordinator Solidaritas Indonesia untuk Sahara (Soli Sahara), Teguh Santosa, dalam keterangan yang diterima redaksi Minggu (6/11/2016).


"Kehadiran organisasi kemanusiaan internasional yang independen di Kamp Tindouf penting untuk memetakan persoalan mendasar yang dihadapi pengungsi di sana. Ini juga sejalan dengan perintah PBB," ujar Teguh Santosa.

Pernyataan ini disampaikan Teguh Santosa berkaitan dengan keputuan pemerintah Aljazair melarang organisasi kemanusiaan EuroMed Rights untuk masuk ke negara itu. Padahal, menurut EuroMed Rights dalam website resmi mereka, pemerintah Aljazair sempat memberikan visa, namun membatalkan visa itu beberapa hari sebelum keberangkatan.

Tampaknya, sambung Teguh, pemerintah Aljazair keberatan bila ada pihak lain yang ingin memberikan bantuan secara langsung kepada pengungsi. Tak sedikit laporan di berbagai media yang mengatakan Aljazair sengaja menggunakan Tindouf dan pengungsi di dalamnya sebagai kartu untuk menekan negeri tetangga mereka, Maroko.

"Dua tahun lalu EuroMed Rights diberi kesempatan untuk meninjau Kamp Tindouf, dan setelahnya menuliskan laporan mereka. Kelihatannya, laporan itu tidak disukai Aljazair karena mengungkap persoalan-persoalan yang selama ini tersembunyi di Tindouf, termasuk tekanan yang dihadapi pengungsi," katanya lagi.

Teguh Santosa adalah pemerhati dan mengikuti sengketa Sahara Barat yang sedang dibicarakan di PBB. Wartawan senior yang juga dosen hubungan internasional ini pernah mengunjungi Sahara di selatan Maroko untuk melihat dari dekat proses pembangunan di wilayah itu.

Teguh juga pernah mendapat kesempatan berbicara mengenai sengketa ini di Komisi IV PBB yang mengurusi masalah politik khusus dan dekolonisasi, di Markas PBB di New York pada tahun 2011 dan 2012. Dalam kesempatan itu Teguh juga mendorong agar masyarakat internasional mendesak Aljazair menerima UNHCR.

"Aljazair tetap menolak, maka pelanggaran HAM itu nyata," demikian Teguh.[dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Pencalonan Kaesang di Solo Raya Sinyal Perang Terbuka PSI vs PDIP

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Araghchi Ancam Balas Serangan Ukraina ke Kapal Dagang Iran

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Istana Tegaskan Mundurnya Perry Warjiyo Murni Keputusan Pribadi

Senin, 27 Juli 2026 | 10:13

Kejaksaan Harus Jawab Klaim Kriminalisasi Febrie dengan Bukti

Senin, 27 Juli 2026 | 10:04

KPK Dalami Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli

Senin, 27 Juli 2026 | 09:57

Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Perlu SOP yang Ketat

Senin, 27 Juli 2026 | 09:51

IHSG Merah, Rupiah Ambruk ke Rp17.976 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur

Senin, 27 Juli 2026 | 09:47

Kasatnarkoba Polres Tangsel Ditangkap Bareskrim

Senin, 27 Juli 2026 | 09:37

Pengamat: Sulit bagi Kaesang dan PSI Kuasai Solo Raya

Senin, 27 Juli 2026 | 09:34

Perjalanan Karier dan Rekam Jejak Perry Warjiyo di Kepemimpinan Bank Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 | 09:25

Selengkapnya