Berita

Hukum

Panglima TNI Dan Kapolri Minta Massa Berhenti

JUMAT, 04 NOVEMBER 2016 | 20:35 WIB | LAPORAN:

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo meminta massa aksi untuk tenang dan tidak memaksa masuk ke komplek Istana Negara.

Hal tersebut diutarakan panglima melalui pengeras suara yang ditempatkan di ruas Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat malam (4/11).

Sementara, Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian juga mengimbau anak buahnya tidak lagi menembakkan gas air mata kepada para demonstran.


"Mohon semua tenang, kepolisian juga tenang, kepala kepolisian telah memerintahkan untuk tenang," kata Panglima TNI.

"Saya Kapolri Tito Karnavian, saya minta anggota hentikan penembakan gas air mata. Kita semua bersaudara, ingat keluarga kita menunggu di rumah," kata Tito melanjutkan pernyataan Panglima TNI.

Di sisi lain, massa yang berada di ruas Jalan Medan Merdeka Utara masih terus memanas. Polisi yang berjaga menembakkan gas air mata ke arah massa yang berada di depan Gedung Mahkamah Agung. Hingga berita ini diturunkan, massa aksi yang bertahan di ruas Jalan Medan Merdeka Barat maupun di Jalan Medan Merdeka Utara terus memaksa masuk ke komplek Istana. [wah]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya