Berita

Net

Hukum

Segala Bentuk Penistaan Agama Harus Diproses Hukum

JUMAT, 04 NOVEMBER 2016 | 20:25 WIB | LAPORAN:

Segala bentuk penistaan agama yang terjadi di Indonesia harus diselesaikan dengan proses hukum.

Demikian disampaikan aktivis kemanusiaan Ratna Sarumpaet dalam unjuk rasa bersama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Majelis Ulama Indonesia di depan Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (4/11).

"Kalau bukan karena Allah kita tidak dapat berkumpul di sini. Saudara-saudaraku sekalian seiman, sebangsa se-Tanah Air kita pasti tersinggung atas penistaan agama ini," katanya.


Menurut Ratna, fatwa MUI sudah menyatakan bahwa ucapan Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menyinggung Surat Al Maidah 51 sebagai bentuk penistaan agama. Untuk itu, dia mengingatkan bahwa kehadiran ratusan ribu umat muslim berkumpul di seberang Istana adalah menyampaikan aspirasi dan ttuntutan dalam penegakan hukum di Indonesia.

"Ingat bagaimana rakyat digusur, ingat bagaimana warga Kampung Aquarium diusir. Sebagai umat Islam, kewajiban kita menyingkirkan kemiskinan. Tapi sejak presiden kita berkuasa kita lihat angka kemiskinan semakin bertambah," tegas pendiri Ratna Sarumpaet Crisis Center tersebut. [wah]  

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya